19 July 2022, 07:24 WIB

Kurun Waktu 12 Jam Terjadi 90 Gempa di Puncak Merapi


Agus Utantoro |

DALAM waktu 12 jam dari pukul 18.00 WIB hari Senin (18/7) hingga pukul 06.00 WIB hari Selasa (19/7) telah terjadi 90 kali gempa di kawasan puncak Gunung Merapi.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi Alzwar Nurmanaji, Selasa (19/7) menjelaskan, terbanyak adalah jenis gempa guguran. "Gempa guguran terjadi sebanyak 78 kali dengan amplitudo pada kisaran 3 milimeter hingga 22 milimeter, durasi terpendek 23,1 detik dan terpanjang 153 detik," kata Alzwar.

Sedangkan gempa lainnya, seperti gempa hembusan sebanyak lima kali, tektonik jauh dua kali dan fase banyak atau hybrid  lima kali.

Alzwar menambahkan sepanjang 12 jam tersebut teramati empat kali guguran lava ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter. "Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 20-30 m di atas puncak kawah," katanya.

Tinggi Gelombang Laut

Sementara dari Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, hari Selasa menyebutkan tinggi gelombang di perairan selatan DIY akan berkisar 2,5 meter hingga 4,0 meter atau dalam kategori tinggi.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta Reni Kraningtyas, Selasa menjelaskan kondisi cuaca di DIY pagi hari cerah berawan dan siang hingga sore berpotensi terjadi hujan ringan di wilayah Kabupaten Sleman dan Kabupaten Kulonprogo bagian utara.

"Malam hari hingga dinihari berikutnya berawan," katanya. (OL-13)

Baca Juga: Pesawat TNI AU Jatuh di Blora Saat Latihan Terbang Malam

BERITA TERKAIT