18 July 2022, 21:10 WIB

4 Jemaah Haji Asal Tuban Reaktif Covid-19


M Yakub |

SEBANYAK empat jemaah haji asal Tuban, Jawa Timur, diketahui reaktif covid-19 tanpa ada geala yang menyertai. Mereka pun langsung ditindaklanjuti Pemprov dengan mengirimkan mereka ke rumah masing-masing secara terpisah.

"Iya ada empat jamaah yang reaktif," kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Kemenag Tuban Ashabul Yamin, Senin (18/7).

Menurut dia, hal itu diketahui setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan secara ketat oleh Pemprov Jatim. Hal itu dilakukan dengan harapan kesehatan jemaah haji dapat terpantau. Selain itu juga, lanjut dia, sebagai upaya dari Pemerintah Provinsi dalam mencegah masuknya varian baru covid-19 ke Tanah Air.

Pemeriksaan kesehatan juga menemukan adanya satu jemaah yang sakit lantaran dehidrasi. Usai mendarat, jemaah haji yang sakit tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit haji untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

"Kebijakan dari pemprov langsung dilakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing," ungkapnya.

Baca juga: Tiga Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Jemaah Haji Indonesia

Sebanyak 593 jemaah haji asal Kabupaten Tuban kloter pertama dan ke dua telah tiba di Lapangan Kompi Senapan C Tuban, Minggu (17/7). Waktu kedatangan jemaah haji sempat molor hingga 5 jam lebih karena adanya pemeriksaan kesehatan. Kloter pertama terdiri dari 448 jemaah haji tiba pukul 15.10 WIB, mundur dari jadwal kedatangan semula.

Ratusan jemaah itu menaiki 10 armada bus yang datang beriringan. Keterlambatan terjadi karena adanya pemeriksaan kesehatan yang harus dilakukan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

"Landing di Bandara Juanda pukul 05.15 WIB, sampai di Asrama Haji Sukolilo langsung cek kesehatan, dan itu memakan waktu cukup lama," tuturnya.

Sementara itu, untuk kloter ke dua yang terdiri dari 143 orang tiba pukul 12.55 WIB. Rombongan jemaah haji kloter ke dua juga harus menerima tes pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji, hingga akhirnya tiba di Kompi Senapan C Tuban Minggu malam, pukul 20.57 WIB.(OL-5)

BERITA TERKAIT