07 July 2022, 22:30 WIB

Nelayan sudah Ingatkan Wisatawan tidak Berenang di Pangandaran


Kristiadi |

KEPALA Satuan Polisi Perairan dan Udara Kepolisian Resor Pangandaran  Ajun Komisaris Sugianto mengatakan bahwa tiga wisatawan tewas terseret ombak karena berenang di area berbahaya di kawasan Pantai Madasari, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat.
 
Menurut Sugianto, tiga wisatawan asal Kota Tasikmalaya itu terseret ombak saat berenang bersama rekan-rekan mereka di area Legok Jawa, Pantai Madasari, pada Kamis (7/7) pagi.
 
"Ini kan bukan daerah wisata, bukan buat berenang," katanya saat dihubungi wartawan dari Pangandaran, Kamis.
 
"Ombak di sini sangat besar, kalau orang sini, tidak ada yang berani berenang," ia menambahkan.
 
Kejadian nahas di area Legok Jawa, menurut dia, menewaskan Sayati Rangga Djulhijah, 15, Salfa, 15, dan Sabila, 13, remaja perempuan asal Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya.
 
Satu rekan mereka, Shahrul Hidayah, 13, yang juga berasal dari Kecamatan Cibeurem, belum diketahui keberadaannya.
 
Menurut Sugianto, petugas penyelamat menyusuri kawasan pantai Pangandaran untuk mencari remaja yang hilang setelah terseret ombak di area Legok Jawa.


Baca juga: Banjir Setinggi 100 Cm Rendam Desa Tambarana Utara Poso

 
"Kami sekarang masih melakukan pencarian, karena satu belum ditemukan," katanya.
 
Nelayan setempat juga membenarkan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Para nelayan itu sudah sempat mengingatkan.

Seorang saksi mata dan Ketua Rukun Nelayan Legok Jawa, Uhan, 50, mengatakan, korban merupakan rombongan dari Kota Tasikmalaya yang berkunjung ke rumah salah seorang kerabatnya di Desa Legokjawa. Jumlah keseluruhan sekitar 50 orang datang menggunakan dua mobil pick up, dan sebagian lagi mengendarai motor.

"Sebelum kejadian itu kami sedang melakukan operasi bersih-bersih di depan TPI Legokjawa bersama nelayan dan masyarakat setempat. Kami melihat remaja yang mendatangi pantai dan sempat memberi peringatan agar tidak berenang, tetapi mereka tidak menghiraukan," katanya.

Selang beberapa menit kemudian, tiba-tiba ada sejumlah remaja yang berteriak meminta pertolongan. Warga pun langsung menghampiri mereka untuk memberikan pertolongan. Tujuh orang berhasil diselamatkan nelayan dan langsung dilarikan ke Puskesmas Legokjawa dan RS Pandega. (Ant/S-2)

BERITA TERKAIT