07 July 2022, 16:57 WIB

BWA Distribusikan 24 Ribu Al-Quran Wakaf untuk Gorontalo


mediaindonesia.com |

PROVINSI Gorontalo dikenal dengan sebutan 'Kota Serambi Madinah' karena masyarakat Gorontalo mayoritas adalah muslim. Sebanyak 98% dari penduduk Gorontalo, menganut agama Islam.

Dengan besarnya, masyarakat muslim di Gorontalo, maka kebutuhan  Al-Quran cukup tinggi.

Oleh karena itu, untuk kedua kalinya, Badan Wakaf Al-Qur'an (BWA) mengantarkan kitab Al-Quran ke Provinsi Gorontalo. 

Pengantaran pertama mencapai 20 ribu Al-Quran dan kali ini kembali didistribsikan 24 ribu al-Quran yang merupakan amanah dari para wakif.

Dua tahun berlalu setelah pengiriman al-Quran pertama, BWA kembali datang ke Gorontalo untuk memenuhi kebutuhan Al-Quran bagi kaum muslim yang tersebar di enam kabupaten dan kota di wilayah provinsi tersebut.

Perincian pendistribusian Al-Quran dengan Kabupaten Bone Bolango sebanyak 8.000 eksemplar, Kabupaten Gorontalo 4.500 eksemplar, Kabupaten Boalemo 3.000 eksemplar, Kabupaten Gorontalo Utara 2.500 eksemplar, Kabupaten Pohuwato 2.000 eksemplar, dan Kota Gorontalo 4.000 eksemplar.

Baca juga: Amanah Takaful Akan Gelar Workshop Al Quran Braille Bagi Guru PAI SLB se-Jateng

"Alhamdulillah, Al-Qur’an dari para wakif dapat mengahadirkan senyuman di wajah para anak-anak TPQ (Taman Pendidikan Al-Quran) maupun santri penghafal Al-Qur’an di sana," kata relawan BWA Ustadz Yusuf Datau dalam keterangan pers, Kamis (7/7).

."Mereka sangat bahagia mendapatkan Al-Qur’an baru dari BWA untuk menggantikan Al-Qur’an mereka yang kondisinya sudah rusak," jelasnya.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada para wakif dan BWA yang telah mewakafkan Al-Qur’an di masjid kami,"  ujar Ustadz Kasmad Sabubu, Pengurus Masjid Jami Darussalam Desa Pinogu Kecamatan Pinogu Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

"Masjid Jami Darussalam sangat kekurangan Al-Qur’an bahkan masyarakat kami di Desa Pinogu hampir mayoritas di rumahnya tidak memiliki Al-Qur’an," ucapnya.

"Mengingat akses jalan menuju pusat kecamatan kami ini sangatlah sulit, untuk membeli Al-Qur’an tidaklah murah butuh biaya yang tidak sedikit karena kami harus naik ojek yang sekali jalan membutuhkan biaya sekitar 500 ribu rupiah,” ujar Ustadz Kasmad.

BWA juga mengajak umat Islam untuk hadirkan lebih banyak senyuman di wajah para santri dan anak-anak TPQ di Gorontalo. Masih ada kesempatan untuk para kaum muslim yang ingin ikut ambil bagian dalam investasi pahala jariyah ini.  

"Semoga Al-Qur’an wakaf dari para kaum muslim sekalian bisa mencetak lebih banyak lagi para penghafal Al-Qur’an di Kota Serambi Madinah in," jelas Ustad Yusuf. (RO/OL-09)

 

BERITA TERKAIT