07 July 2022, 09:54 WIB

Pemkot Tikep Hibahkan 5 Hektare Tanah kepada Universitas Khairun Ternate


Hijrah Ibrahim |

SEBAGAI upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pendidikan di Provinsi Maluku Utara, Wali Kota Tidore Kepulauan Capt  Ali Ibrahim menyerahkan sertifikat hibah tanah kepada Rektor Universitas Khairun Ternate M Ridha Ajam untuk pembangunan gedung kampus.

Serah terima hibah barang milik daerah dan penyerahan sertifikat tanah dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan kepada Universitas Khairun Ternate berlangsung di Aula Sultan Nuku Kantor Wali Kota itu seluas 5 hektare berlokasi di Desa Akelamo, Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan.

"Penyerahan sertifikat tanah seluas 5 hektare ini sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia serta meningkatkan kualitas generasi di masa yang akan datang agar menjadi generasi terbaik di bidang pendidikan," ungkap Ali Ibrahim, Kamis (7/7)

Baca juga: Berbeda dengan Kementrian Agama, Pemkot Ternate Tetapkan Salat Iduladha pada 9 Juli

Ali Ibrahim juga mengatakan, untuk meningkatkan sumber daya manusia di Kota Tidore, ia bersama Wakil Wali Kota Tidore telah berdiskusi agar ke depannya menerima perguruan tinggi yang masuk di Kota Tidore Kepulauan sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia.

Ali menambahkan, hibah lahan ke Universitas Khairun ini  masih tersedia sekitar 70 hektare, namun masih menunggu persetujuan DPRD.

"Lahan yang tersedia masih 70 hektare, namun masih menunggu persetujuan DPRD Kota Tidore untuk melakukan balik nama." Kata Ali

Sementara itu, Rektor Universitas Khairun M Ridha Ajam, dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan serta Wali Kota Tidore yang telah memberikan hibah tanah kepada Unkhair, karena Unkhair, yang saat ini berada di 3 titik lokasi di Kota Ternate sudah padat.

"Unkhair yang berlokasi di Kota Ternate saat ini sudah padat dan tidak bisa lagi bergerak, dengan lahan yang cuma 8 hektare di Gambesi dan 4 hektare di Akehuda itu kami sudah tidak punya ruang untuk berkembang, jika tahun ini sekitar 4.000 mahasiswa masuk lagi, maka hampir bernapas pun sudah tidak bisa, karena itu kita harus ekspansi mencari lahan untuk memindahkan Universitas Khairun Ternate," tutur M Ridha

Ridha juga mengatakan ia sangat bersyukur ketika menyampaikan keluh kesah Universitas Khairun ini ke Wali Kota Tidore, karena ketika disampaikan langsung dibantu.

"Alhamdulillah ketika disampaikan dalam jangka waktu belum sampai 6 bulan, sertifikat hibah tanah ini kami terima. Hal ini menunjukan komitmen beliau terhadap dunia pendidikan, beliau tidak berpikir orang Tidore saja, tapi beliau berpikir Unkhair ini milik Maluku Utara," tandas Ridha. (OL-1)

BERITA TERKAIT