06 July 2022, 21:08 WIB

Cabai Rawit Merah di Bengkulu Kembali Meroket Sentuh Rp120 ribu/Kg


Marliansyah |

HARGA cabai rawit merah di pasar tradisional di Kota Bengkulu, Bengkulu, kembali mengalami kenaikan mencapai Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram. Sebelumnya harga cabai sempat turun ke Rp90 ribu per kg, tetapi hanya bertahan kurang dari tiga pekan.

Peri, 39, pedagang cabai dipasar tradisional Pasar Minggu, Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, mengatakan, harga cabai rawit merah kembali naik lagi mencapai Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kg.

"Harga cabai rawit merah dikualitas biasa Rp100 ribu dan kualitas super Rp120 ribu per kg naik mulai hari ini Rabu (6/7)," katanya.

Untuk hari ini, lanjut dia, harga cabai naik cukup signifikan akibat pasokan dari Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang, Bengkulu, berkurang atau hanya sedikit. Untuk harga cabai merah di Kota Bengkulu, kisaran Rp85 ribu hingga Rp95 ribu per kg yang sebelumnya Rp75 ribu per kg.

Naiknya harga cabai di Provinsi Bengkulu, disebabkan harga pupuk di tingkat petani mengalami kenaikan sehingga berdampak dengan biaya produksi. Lalu ditambah dengan cuaca buruk sehingga ketersediaan cabai di tingkat pedagang jumlahnya terbatas.

Yudi, padagang cabai di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, mengatakan, terpaksa mengurangi pembelian cabai rawit merah dan cabai merah karena sepi pembeli.

"Pengurangan pembelian cabai disebabkan karena harga cabai yang terus mengalami kenaikan sehingga pembeli juga mengurangi pembeliannya," imbuhnya.

Untuk menjadi pedagang cabai, kata dia, saat ini harus memiliki modal cukup besar dari sebelumnya. Biasanya cukup modal Rp1 juta sudah dapat 20 kg cabai jika harga Rp50 ribu per kg.  Saat ini, punya modal Rp1 juta maka dapat cabai hanya 10 kg dan kembali dijual Rp110 hingga Rp120 ribu per kg. (OL-13)

Baca Juga: Jelang Idul Adha 1443 H, Ojek Kambing di Kudus Kebanjiran Order

 

BERITA TERKAIT