06 July 2022, 19:51 WIB

Dua Warga Seram Bagian Timur Tewas akibat Cuaca Ekstrem


Mediaindonesia.com |

CUACA ekstrem berupa hujan lebat menyebabkan banjir dan gelombang laut tinggi mengakibatkan dua warga Desa Administratif Kurwara Raya, Kecamatan Kesui Watubela, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku, meninggal dunia. Satu lagi masih dalam pencarian. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Henri Far Far di Ambon, Rabu (6/7), menjelaskan berdasarkan laporan yang diterima dari Satlak PB Kabupaten SBT, identitas satu warga meninggal dunia saat melaut sendirian pada Senin (4/7) itu belum diketahui. "Nelayan yang belum disebutkan identitasnya ini melaut sekitar pukul 16.00 WIT dengan menggunakan jaring dan alat transportasi berupa perahu sampan," ucap dia. 

Seorang warga lain yang meninggal dunia bernama Abdul Malik Kelilauw, 72. Anak usia empat tahun bernama Azis T Kelilau masih dalam pencarian. 

Baca juga: Penambang Ilegal Gunung Tambaga Tertimbun Longsor dan Terbawa Banjir

Berdasarkan laporan Satlak PB Kabupaten SBT, korban belum pulang ke rumah hingga pukul 23.00 sehingga pihak keluarga melaporkannya kepada aparat TNI dan Polri di daerah itu. Upaya pencarian dilakukan bersama warga desa hingga Selasa (5/7) sekitar pukul 10.00 membuahkan hasil. Namun korban sudah tidak bernyawa.

Selain kecelakaan laut yang menimpa seorang nelayan, desa tersebut juga terdampak banjir akibat hujan lebat dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah itu sejak beberapa hari terakhir ini. BPBD yang berkoordinasi dengan aparat TNI dan Polri serta dibantu masyarakat masih melakukan upaya pencarian terhadap bocah berusia empat tahun yang hilang akibat banjir. 

Baca juga: Banjir Rendam Belasan Rumah Warga Kaitetu Maluku Tengah

Dampak banjir juga dialami warga Desa Werinama, Kecamatan Werinama, Kabupaten SBT, antara lain tempat permakaman umum dan satu rumah warga hanyut terbawa arus. Beberapa rumah warga lain dalam posisi terancam hanyut. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT