04 July 2022, 21:19 WIB

Sri Sultan: Proses Hukum Pelaku Kerusuhan Di Babarsari!


Ardi Teristi |

GUBERNUR DIY, Sri Sultan HB X meminta pelaku kerusuhan di kawasan Babarsari, Sleman, ditindak secara hukum. Pelaku harus diproses  hukum sesuai aturan yang ada.

"Karena ini pelanggaran hukum, saya berharap Polda DIY tidak hanya sekadar  melerai, tapi dengan disiplin ya proses (hukum) dengan baik," kata Sri Sultan.

Kerusuhan yang terjadi di Babarsari pun sempat menjadi trending topik di twitter dengan tagar #Babarsari. Beberapa video memperlihatkan situasi mencekam di kawasan Babarsari.

"Saya tidak mau di Jogja ini ajang kekerasan fisik jadi kebiasaan untuk didik anak," kata Sri Sultan HB X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (4/7).

Sri Sultan meyakini, peristiwa serupa tak akan terulang jika polisi dapat berlaku tegas. Sri Sultan menegaskan, kita harus keras dengan orang-orang yang melakukan tindak kekerasan seperti itu. Bahkan, ia pun juga sudah turun tangan untuk mencegah agar tidak terjadi lagi kekerasan. Namun, ia menilai, justru tidak dilakukan tindakan hukum yang membuat mereka berani.

"Saya sudah minta untuk tidak ada kekerasan. Soal (cara) bicara keras itu nggak apa apa (karena) itu kan (seperti) volume radio saja,  (bisa) gedekke cilikke (dibesarkan/kecilkan). Tapi, jangan (melakukan)  pengertian kekerasan itu fisik," ujarnya.

Atas kerusuhan yang, terjadi, jika diminta untuk ikut memediasi, Sri Sultan mengatakan akan melakukannya jika memang aparat kepolisian tidak mampu. "Kalau tidak bisa ya saya yang nerjuni juga bisa saja," tutup Sri Sultan HB X.

Bentrok antardua kelompok massa berawal Sabtu (2/7) dan kembali pecah pada Senin (4/7). Dalam peristiwa ini, sejumlah sepeda motor dan ruko dibakar massa. (OL-15)

BERITA TERKAIT