02 July 2022, 19:55 WIB

Sandiaga Salut Kegigihan UMKM Jogja


Ardi Teristi Hardi |

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengunjungi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Yogyakarta yang merupakan peserta dari program Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI). Ia memborong minuman es dawet untuk dibagikan kepada pengunjung.

"Sebelumnya saya sudah pernah coba ini, tapi karena masih penasaran maka saya ingin borong ini semua, untuk dibagikan ke semua pengunjung di sini," ujar Sandiaga di Yogyakarta, Jumat (1/7).

Selain itu, Sandiaga juga mendengarkan cerita dari pemilik Dawet Kemayu, Retno Intansari. Retno berkata pada Sandiaga, keuntungan penjualan es dawet digunakan untuk yayasan yatim, duafa, dan hafiz Al Quran.

"Wah, luar biasa ya ternyata memberikan sumbangsih, juga luar biasa dampaknya bagi ekosistem dan membantu para santri," puji Sandiaga.

Ratusan gelas es dawet itu dibagikan Menparekraf untuk pengunjung Plaza Ambarrukmo Mall. Sandiaga berharap 'traktiran' ini bisa memancing pengunjung mal untuk membeli produk di AKI 2022.


Baca juga: Sandiaga Uno: Desa Bugisan dengan Warisan Leluhur Bisa Jadi Destinasi Unggulan


Hal ini juga yang membuat Sandiaga salut dengan Retno karena mampu menjadi pengusaha dan membawa manfaat bagi banyak orang. Menparekraf berjani akan mendukung pengusaha seperti Retno.

"UMKM seperti itu akan kita akan tingkatkan hak kekayaan intektualnya dan patennya, ternyata semua UMKM lokal Jogja gak kalah dengan produk yang terpampang di mal besar seperti ini," kata Sandiaga.

Sementara itu, Retno Intansari masih tidak menyangka, dagangannya ludes diborong langsung oleh sang menteri. Ia menjelaskan, keuntungan dari penjualannya akan disisihkan ke yayasan miliknya.

Retno juga mengatakan, suatu kehormatan baginya Sandiaga memborong produk es dawetnya. Retno turut bererima kasih dan mendoakan Sandiaga.

"Kami ucapkan terima kasih Pak Sandi terus mendukung produk lokal hingga go internasional. Semoga Pak Sandi terus sehat dan semangat, dan tidak pernah berhenti untuk support produk lokal," ujar Retno. (S-2)

 

BERITA TERKAIT