01 July 2022, 19:20 WIB

Pembunuh Juragan Rongsokan Di Sidoarjo Dijanjikan Upah Rp100 Juta


Heri Susetyo |

PELAKU pembunuhan terhadap M Sabar, seorang juragan barang bekas (rongsokan) di Sidoarjo, Jawa Timur, mengaku disuruh seseorang yang dendam pada korban. Pelaku, J, mengaku dijanjikan upah Rp100 juta oleh E, yang dendam terhadap korban.

Hal itu diungkapkan Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro saat konferensi pers di Mapolresta Sidoarjo, Jumat (1/7). Menurut pengakuan J, E merasa dendam pada korban yang pernah menggoda istrinya lima tahun silam. E kemudian memberi J senjata api jenis FN dan akan memberianya upah Rp100 juta setelah berhasil mengeksekusi korban.

J kemudian mendatangi korban di sekitar rel kereta api, di bawah jembatan layang Desa Tenggulunan Kecamatan Candi Sidoarjo, Senin (27/6) malam. J kemudian berhasil menemukan M Sabar di sekitar rel kereta api bawah jembatan layang Desa Tenggulunan dan menembaknya dua kali. Tembakan mengenai lengan tangan kiri tembus dada dan satu lagi leher kiri hingga tembus leher kanan. Walau sempat mendapat perawatan di rumah sakit, korban akhirnya meninggal dunia.

"Atas perbuatannya J dikenai pasal pembunuhan berencana dan terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup," kata Kusumo Wahyu Bintoro.

Saat ini, polisi masih mengejar E. Polisi juga menyerahkan bukti senpi ke labfor, untuk mengetahui jenis pasti pistol tersebut apakah organik atau bukan. (OL-15)

BERITA TERKAIT