29 June 2022, 19:15 WIB

Semen Gresik Perkuat Energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Pabrik Rembang


Haryanto |


PT SEMEN Gresik (PTSG) memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT) untuk
mendukung proses operasional Pabrik Rembang. Sebanyak 30 panel solar
cell atau pembangkit listrik tenaga surya sudah terpasang dengan kapasitas 14,55 kilowatt peak.

Tujuan penggunaan solar panel adalah penghematan energi, dan mendukung
program pemerintah dalam percepatan peningkatan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) yang lebih ramah lingkungan.

Senior Manager Komunikasi dan CSR PTSG Dharma Sunyata menegaskan,
akselerasi pemanfaatan EBT adalah komitmen perusahaan untuk efisiensi
energi, sekaligus bentuk nyata dukungan terhadap kesepakatan global dalam mengurangi dampak perubahan iklim serta emisi gas karbondioksida dan gas rumah kaca.

"Pemanfaatan solar panel juga merupakan upaya perusahaan mendukung program keberlanjutan dan transformasi teknologi yang telah dicanangkan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG)," kata Dharma, Rabu (29/6).

Ia menjelaskan konstruksi solar panel dimulai pada akhir Desember 2021
dan selesai uji coba di pertengahan Januari 2022. Total energi yang
dibangkitkan sampai dengan akhir Juni 2022 ini mencapai 4,09 MWh.

Persentase energi yang didukung untuk skala energi total pabrik, akunya, memang belum optimal karena bersifat proyek percontohan.  Meskipun demikian, solar panel system yang ada saat ini spesifik
digunakan untuk menopang kebutuhan energi listrik peralatan laboratorium di CCR. Listri yang dihasilkan mampu menyuplai rata-rata 60%-70% dari kebutuhan energi bulanan laboratorium.

"Pemanfaatan solar panel kami pandang efektif untuk efisiensi biaya listrik karena mampu menghemat biaya bulanan secara signifikan," ujarnya.

Dharma menambahkan, solar panel adalah pembangkit listrik yang mengubah
energi matahari menjadi energi listrik. Solar panel sistem yang saat ini terpasang di atap gedung CCR Pabrik Rembang menggunakan topologi On Grid Solar Panel System.

Itu berarti energi listrik yang terbangkitkan akan langsung dikoneksikan ke sistem yang sudah ada, yang disuplai oleh PLN dan tidak membutuhkan baterai.

"Apabila kapasitas solar panel terpasang terus ditingkatkan secara
signifikan maka akan memberikan efek yang baik terhadap lingkungan dan
penghematan biaya bagi operasional perusahaan," pungkasnya. (N-2)

BERITA TERKAIT