28 June 2022, 16:56 WIB

Sleman Kekurangan Empat Ribu Sapi Kurban karena Wabah PMK


Ardi T Hardi |

BUPATI Sleman, Kustini Sri Purnomo menyebutkan kebutuhan hewan kurban di Sleman masih belum mencukupi. Dari kebutuhan sembilan ribu ekor sapi, baru ada sekitar lima ribu.

Oleh sebab itu, pasar-pasar hewan di Sleman tetap membuka akses perdagangan hewan kurban. Untuk pengawasan, pihaknya bekerjasama dengan TNI Polri.

"Kita menjamin setiap hewan ternak yang masuk di Kabupaten Sleman dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), melalui Dinas Pertanian dan berbagai pihak terkait siap mengendalikan wabah PMK," tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Sleman mendatangkan sapi dari luar daerah, seperti dari Bali, untuk menambah ketersediaan stok sapi hewan kurban.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati, saat penyembelihan kurban. Prokes harus tetap ditaati mengingat kondisi masih pandemi level satu.

Terkait vaksinasi, pihaknya telah melaksanakan vaksinasi pada sapi perah di daerah Sleman.  Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman juga telah melaksanakan sosialisasi kepada peternak sapi, kambing, dan domba, melaksanakan disinfektasi kandang ternak dan pemberian bantuan desinfektan di kelompok ternak, melaksanakan perawatan, pemberian obat dan vitamin pada ternak yang bergejala PMK, serta melaksanakan pemantauan dan update informasi mengenai kasus PMK. (OL-13)

Baca Juga: Butuh Tambahan 2 Juta Vaksin, Jateng Kebut Vaksinasi PMK

BERITA TERKAIT