28 June 2022, 14:45 WIB

Operasi Patuh Samrat 2022 Temukan Kenaikan Pelanggaran Lalin 3,59%


Voucke Lontaan |

JUMLAH pelanggaran lalu lintas (Lalin) yang terjaring dalam Operasi Patuh Samrat 2022, di Sulawesi Utara (Sulut), mengalami kenaikan 3,59%. Tahun 2021 tercatat 9.771, sedangkan 2022 terjaring 10.122 pelanggaran.

Kepala Bidang Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast, di Mapolda Sulut, Selasa (28/6), mengatakan, Operasi Patuh Samrat 2022 selama 2 pekan telah berakhir. Hasilnya, terdapat kenaikan pelanggaran kurang lebih 3,59%.

"Pelanggaran lalin pada 2021 sebanyak 9.771, kemudian di Operasi Patuh Samrat Tahun 2022 terjadi kenaikan sebanyak 351 kasus menjadi 10.122 pelanggaran," ujarnya.

Menurut Jules, jenis pelanggaran yang dimaksud yakni, pelanggaran yang mendapatkan Teguran dan pelanggaran yang mendapatkan Tilang atau Tindakan Langsung.

"Dalam Operasi kali ini, petugas mengeluarkan teguran sebanyak 8.665, naik dari tahun sebelumnya 8.663. Sedangkan Tilang terjadi kenaikan 31,50 persen, yaitu dari 1.108 pada tahun 2021 menjadi 1.457 pada tahun 2022," jelasnya.

Khusus kecelakaan lalu lintas tahun 2022 mengalami trend kenaikan sebesar 14,89 persen. "Kecelakaan lalu lintas Operasi Patuh Samrat 2022 mengalami kenaikan sebesar 7 kasus menjadi 54 kasus, dari tahun sebelumnya yang hanya 47 kasus," ujar Jules.

Begitupun dengan korban jiwa meninggal dunia naik 1 orang dari tahun sebelumnya yang hanya 6 orang. "Korban meninggal dunia dalam Operasi Patuh 2022 sebanyak 7 orang, luka berat 3 orang dan luka ringan 71 orang," katanya.

Selain penindakan di lapangan, petugas di lapangan juga memberikan edukasi dan imbauan berlalulintas kepada masyarakat pengguna jalan.

"Upaya pendidikan berlalulintas terus dilakukan melalui media maupun imbauan langsung ke masyarakat. Petugas turun langsung ke lokasi-lokasi keramaian memberikan edukasi berlalulintas yang baik dan benar juga memberikan imbaun protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19," kata Jules.

Ia berharap dengan adanya Operasi Patuh ini, masyarakat akan semakin sadar dan patuh dalam berlalulintas. "Operasi Patuh ini dilaksanakan untuk mengingatkan masyarakat agar sadar dan patuh dalam berlalulintas. Karena itu mari kita budayakan keselamatan dalam berlalulintas dengan mengurangi bahkan menghilangkan pelanggaran-pelanggaran sekecil apapun," imbau Kombes Jules. (OL-13)

Baca Juga: Polisi Tindak 38 Ribu Kendaraan Ditindak Selama Operasi Patuh ...

BERITA TERKAIT