25 June 2022, 20:38 WIB

Peternak Apresiasi Langkah Pemerintah Ganti Ternak yang terkena PMK


mediaindonesia.com |

PETERNAK sapi dari Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mengapresiasi pemerintah yang berencana memberikan bantuan Rp10 juta per ekor sebagai pengganti ternak yang harus dimusnahkan karena penyakit mulut dan kuku (PMK). Peternak yang tinggal di Dukuh Kembangsari, Desa Madu, Kecamatan Mojosongo, Triyanto, itu mengatakan pihaknya membutuhkan bantuan dari pemerintah.

"Saya menyambut baik jika ada program pemerintah mengganti hewan ternak milik petani yang mati karena PMK. Saya memiliki 10 ekor sapi perah yang positif PMK, di antaranya satu ekor anakan dengan usia dua minggu mati," kata Triyanto di Boyolali, Sabtu (25/6/2022).

Ia setuju pemusnahan sapi terkena PMK dengan kondisi parah menerima penggantian Rp10 juta per ekor. Namun, Triyanto menolak pemusnahan sapi positif PMK jika ternyata masih bisa diobati hanya demi menerima uang pengganti.

Pemerintah juga diharapkan memberi bantuan langsung tunai (BLT) seperti halnya dalam penanganan pandemi covid-19. Penularan PMK, kata dia, membuat kondisi ekonomi peternak lebih sulit ketimbang saat pandemi merebak.

Bupati Boyolali M Said Hidayat mengatakan belum ada petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait dengan bantuan penggantian sapi yang dimusnahkan karena PMK, terutama milik peternak UMKM tersebut. Menurut Said, pihaknya akan melihat petunjuk teknis terlebih dahulu untuk mendukung program pemerintah pusat itu.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah akan menyiapkan dana ganti rugi atas ternak yang dimusnahkan karena PMK yaitu Rp10 juta per sapi, terutama untuk peternak UMKM.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengapresiasi Kementerian Perekonomian mengambil langkah ganti rugi sapi yang dimusnahkan karena terserang wabah PMK.

“Langkah Kemenko tangani PMK sudah sangat tepat. Saya apresiasi kecepatan langkah Menko Perekonomian Airlangga dalam menangani wabah PMK ini,” ujar Dedi pada Jumat (24/6/2022). (RO/A-3)

BERITA TERKAIT