24 June 2022, 08:45 WIB

DOB Harus Bertahap Sambil Persiapkan SDM Orang Asli Papua


Martinus Solo | Nusantara

ORGANISASI Kemasyarakatan (Ormas) Parlemen Jalanan (Parjal) Papua Barat minta Pemerintah genjot Sumber Daya Manusia asli orang  Papua dalam mengisi rencana Daerah Otonomi Baru (DOB) di Provinsi Papua dan Papua Barat.

"Kami Ormas Parlemen Jalanan Papua Barat dukung program pemerintah terkait rencana pemekaran DOB di Provinsi Papua dan Papua Barat," kata Panglima Parjal, Ronald Mambieuw, Kamis (23/6).

Ronald menerangkan sebenarnya Parlemen Jalanan pesimistis atas kebijakan yang diambil pemerintah pusat untuk menerapkan pemekaran DOB di Provinsi Papua maupun di Papua Barat karena orang asli Papua belum siap dari sisi sumber daya manusia.

"Berapa jumlah sarjana, Magister dan Doktor orang asli Papua. Hal itulah yang selama ini kami pesimistis dan khawatir jika pemekaran DOB terjadi bakal memarginalkan orang asli Papua dari tanah leluhurnya. Kami lihat SDM orang Papua belum cukup untuk mengisi sejumlah wilayah yang akan mekar di Papua," kata Ronald.

"Bahkan berpotensi membuka kesempatan kepada orang-orang dari luar Papua masuk dan isi lowongan pekerjaan dari orang-orang Papua yang belum mampu dalam SDM dan modal," lanjutnya.

Ronald mengungkap provinsi Papua Barat saat ini telah memberikan progres pembangunan yang cukup baik dari sisi infrastruktur dasar dan sarana prasarana penunjang sosial ekonomi. Namun, diperlukan dukungan pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan andal sehingga orang asli Papua mampu mengisi dan menciptakan pasar di tanah Papua.

"Kami sarankan pemekaran di Papua dilakukan secara bertahap sambil mempersiapkan SDM orang Papua. Tergetnya agar ketika pemekaran dilakukan maka SDM orang Papua sudah siap mengisi pembangunan di daerah," harapnya. (N-1)

 

BERITA TERKAIT