23 June 2022, 18:01 WIB

DKPP Bantul Perintahkan Pemotongan 16 Ternak Terpapar PMK


Agus Utantoro |

DINAS Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memerintahkan pemotongan 16 ternak. Sebagian besar ternak itu ialah sapi yang terpapar parah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kepala DKPP Kabupaten Bantul, Joko Waluyo, Kamis (23/6), mengatakan data terakhir menunjukkan sebanyak 1.737 ternak di wilayah ini positif PMK. Dari jumlah itu, ujarnya, 90 ekor berhasil disembuhkan.

"Ternak yang terpapar PMK dan dipotong paksa dagingnya masih dapat dikonsumsi. Namun bagian kepala, jeroan, dan kaki dibuang," katanya.

Baca juga: PPSDM Kemendagri Kepincut Prestasi dan Inovasi Pemkot Sukabumi

Joko menjelaskan dampak dari PMK menyebabkan harga ternak khususnya untuk kurban melonjak tajam. Jika pada Iduladha pada 2021 satu sapi harganya Rp20 juta. Saat ini harganya sudah tembus Rp28 juta. Ia membenarkan dengan kondisi itu, hukum ekonomi berjalan yakni pasokan sedikit, harga melambung.

Lebih Joko memastikan hewan ternak yang terpapar hampir semua didatangkan dari luar Bantul. DKPP Bantul tak bisa berbuat banyak karena banyak jalan tikus yang tidak bisa diawasi oleh petugas. (OL-14)

BERITA TERKAIT