23 June 2022, 17:32 WIB

Pemkab Muba Maksimalkan Deteksi Dini Potensi Karhutla


Dwi Apriani |

MUSIM kemarau yang mulai melanda wilayah Sumatera membuat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan pemetaan dan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, Kabupaten Muba yang sebagian wilayahnya didominasi lahan gambut menjadi daerah yang sangat rentan terbakar saat musim kering. Sebab itu, Pj Bupati Muba Apriyadi memaksimalkan deteksi potensi karhutla. "Kita tidak ingin setelah ada bencana baru bergerak, tentu potensi dan deteksi dini harus masif dilakukan," ungkap Apriyadi, Kamis (23/6).

Tidak hanya itu, Pemkab Muba melalui BPBD Muba sudah melakukan koordinasi ke BNPB dalam upaya-upaya pencegahan potensi karhutla. "Beberapa waktu lalu saya juga sudah berkoordinasi dengan Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah dan Direktur Bidang Penanganan Darurat BNPB, Rustian, terkait upaya-upaya pencegahan dan penanganan karhutlah, termasuk rencana pembangunan sodetan di kawasan Bayung Lencir Muba," urainya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam arahannya, mengatakan keberhasilan penurunan titik hotspot pada 2021, merupakan prestasi terbaik yang telah dilaksanakan oleh tim pengendalian kebakaran hutan dan lahan, dibawah komando Komandan Satuan Tugas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Komandan Korem 044 Garuda Dempo, dan dukungan dari semua instansi vertikal, termasuk TNI, POLRI dan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

"Semua keberhasilan itu juga berkat ridho dan pertolongan dari Allah SWT, karena kita diberikan cuaca berupa kemarau yang cukup basah, dengan hari tanpa hujannya yang cukup pendek, sehingga lahan tidak sampai betul-betul kering," ujarnya.

Lebih lanjut Gubernur Sumsel menyampaikan berbagai upaya dan rencana pengendalian kebakaran hutan kebun dan lahan, harus dilaksanakan dan ditindaklanjuti, tidak hanya di tingkat Provinsi tetapi yang lebih penting lagi ditingkat Kabupaten, untuk itu peranan Kepala Daerah sangat penting, dan tentunya laporan para Bupati tentang kesiapan daerah, dalam mengendalikan kebakaran hutan, kebun dan lahan tidak hanya berhenti hanya pada paparan, tapi harus dilaksanakan, diawasi pelaksanaannya dan terus dilakukan evaluasi. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT