23 June 2022, 16:24 WIB

Pekerja Tambang Laut Tewas Tersambar Petir di Bangka Selatan


Rendy Ferdiansyah |

SEORANG pekerja tambang inkonvensional Iskandar dikabarkan tewas disambar petir. Saat itu ia beraktivitas di perairan laut Kampung Padang Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung, Kamis (23/6).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) Mikron Antariksa mengimbau para pekerja tambang untuk waspada dan tidak memaksakan diri bekerja saat cuaca ekstrem. Harapannya, kejadian yang menimpa pekerja tambang yang tewas disambar petir dapat dihindari.

"Benar laporan masuk ke kami ada pekerja tambang di laut tewas disambar petir. Kejadiannya di Bangka Selatan," kata Mikron.

Saat kejadian dari informasi di lokasi, korban hendak berangkat bekerja menambang di laut saat kondisi cuaca hujan dan suara petir bersahutan. "Cuaca ekstrem, hujan lebat disertai petir berkali-kali, tetapi korban tetap nekat berangkat kerja," ujarnya

Ketika turun ke laut, petir di tengah hujan lebat langsung menyambar korban. Akibatnya, korban meninggal di tempat.

"Jenazah sudah dievakuasi oleh warga sekitar bersama dengan keluarga. Korban akan dimakamkan di permakaman umum Kampung Padang," ungkap dia.

Baca juga: Polda Sulut Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan 12 Warga

Menurut Mikron hingga saat ini sudah ada tiga korban tewas tersambar petir di laut. Dua korban tewas di antara mereka terjadi awal bulan lalu.

"Dua korban tewas tersambar petir ialah pemancing. Mereka tewas di tempat," imbuhnya. 

Ia mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan dan pekerja tambang, untuk waspada dengan petir ketika hujan. Begitu juga dengan angin puting beliung. (OL-14)

BERITA TERKAIT