22 June 2022, 20:59 WIB

Cuaca Buruk Pengaruhi Jaringan Listrik di Indonesia


Heri Susetyo |

MESKIPUN pasokan listrik di Indonesia khususnya Pulau Jawa aman, namun cuaca buruk akan memengaruhi jaringan listrik, terutama di wilayah rawan bencana. Guna meningkatkan mutu dan kualitas 30 mesin pembangkit listrik di Indonesia, Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Services menggandeng pihak ketiga sebagai mitra kerja untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. 

Direktur Utama PT PJB Services Teguh Widjajanto mengatakan hal tersebut saat membuka PJB Services Expo and Conference 2022 di Jalan Raya Juanda Kabupaten Sidoarjo, Rabu (22/6). Cuaca buruk yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia beberapa waktu terakhir, kata Teguh, ternyata cukup mengganggu kondisi listrik di Tanah Air.

Meskipun pasokan listrik di Indonesia saat ini aman, namun faktor cuaca buruk belum bisa menjamin kondisi listrik tanpa kedip. Kondisi seperti itu lebih berpengaruh lagi di daerah-daerah rawan bencana. Padahal kondisi listrik tanpa kedip, menjadi tuntutan para pelanggan terutama dunia industri, untuk menjaga produktivitas mereka.

"Ada industri yang minta listriknya anti kedip, jadi kedip saja enggak bisa, maka diperlukan teknologi yang bagus dan terpilih," kata Teguh.
 
Menurut Teguh, kebutuhan listrik saat ini meningkat drastis, seiring perkembangan ekonomi di Indonesia. Guna memenuhi kebutuhan listrik tersebut, PJB Services selaku pengelola pembangkit listrik di Indonesia, membutuhkan kerja sama dengan pihak ketiga. Maka dalam kegiatan PJB Services Expo & Conference 2022 itu, PJB Services menandatangani kontrak kerja sama dengan sejumlah pihak ketiga termasuk PLN, untuk memenuhi kebutuhan listrik tanpa kedip di Indonesia. (HS/OL-10) 


 

BERITA TERKAIT