22 June 2022, 18:50 WIB

Harga Cabai Di Palembang Masih Tinggi


Dwi Apriani |

HARGA cabai sejak beberapa pekan terakhir mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Bahkan harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Palembang, Sumsel sempat tembus Rp110.000 per kilogramnya.

Namun kini, harga cabai sudah relatif turun meski belum terlalu signifikan. Di pasar tradisional KM 5 Palembang tercatat harga cabai merah mencapai Rp90.000 per kilogram, sementara cabai rawit mencapai Rp100.000 per kilogram.

"Harga cabai merah dan cabai rawit sangat tinggi. Cabai rawit hari ini Rp100.000 per kilogramnya, sementara cabai merah turun kemarin Rp100.000 dan hari ini Rp90.000 per kilogram," jelas Angga, pedagang Pasar KM 5 Palembang, Rabu (22/6/2022).

Sementara itu, Riri Gladys, warga Kecamatan Sukarami mengaku, mengurangi jumlah pembelian cabai merah dan cabai rawit. "Biasanya kalau beli cabai merah dan cabai rawit sampai dua hingga 3 kilogram. Sekarang cukup separuhnya. Kami dirumah buka rumah makan, jadi penggunaan cabai juga dikurangi," jelasnya.

Ia berharap pemerintah memberikan cara dan upaya agar harga cabai dan bawang yang merupakan komoditas utama untuk memasak dan kebutuhan dapur dapat turun harganya. "Mau tidak mau tetap harus beli walau mahal. Harapannya pemerintah ada upaya untuk menurunkan harga cabai dan bawang," jelasnya.

Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda meminta kepada warganya agar membeli kebutuhan berbagai komoditas pangan sesuai dan wajar. Sebab saat ini, sejumlah komoditas pangan masih tinggi harganya.

"Belanja sesuai kebutuhan saja. Selain itu, saya juga mengajak masyarakat untuk menanam cabai sendiri di rumah, bisa diperkarangan atau di halaman rumah, bisa juga di pot," ucapnya.

Ia menyebutkan, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan ini karena
berbagai faktor, diantaranya pasokan dan juga cuaca. "Insya Allah, dalam waktu dekat, harga pangan ini akan kembali normal," pungkasnya. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT