21 June 2022, 17:36 WIB

Pemkot Sukabumi Masih Tunggu Pengiriman Vaksin PMK


Benny Bastiandy |

PEMERINTAH Kota Sukabumi, Jawa Barat, sudah mengajukan permohonan kuota kebutuhan vaksin bagi hewan ternak. Saat ini masih menunggu realisasi pendistribusiannya dari pemerintah pusat melalui Pemprov Jabar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi, Andri Setiawan, mengatakan sama dengan daerah lainnya, Kota Sukabumi pun sudah mengajukan ke pemerintah. Andri berharap vaksin bisa segera diterima yang akan ditindaklanjuti dengan penyuntikan ke semua hewan ternak, terutama sapi perah dan sapi potong. "Data (pengajuan dosis vaksin) sudah masuk ke pusat," kata Andri, Selasa (21/6).

Sesuai arahan, kata Andri, vaksin akan diprioritaskan bagi sapi betina. Daerah, ucapnya, akan mengikuti arahan penanganan yang ditetapkan Kementerian Pertanian maupun Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat.

"Sambil menunggu vaksin, kami secara rutin terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan ternak untuk mendeteksi PMK (penyakit mulut dan kuku)," tuturnya.

Di Kota Sukabumi, Andri mengklaim, penyebaran PMK relatif cukup aman terkendali. Artinya, ketika terdapat hewan ternak yang dinyatakan suspek, maka secepatnya dilakukan penanganan. "Alhamdulillah, kalau di Kota Sukabumi landai dan aman," ungkapnya.

Sejauh ini, sudah ada 73 ekor hewan ternak yang dinyatakan suspect PMK hasil pemeriksaan klinis. Puluhan ekor hewan ternak tersebut sudah ditangani dengan melakukan isolasi serta pemberian obat dan vitamin.

"Kami juga sudah melaporkan jumlah hewan ternak yang dinyatakan suspect. Jumlahnya ada 73 ekor sesuai data Sikhnas (Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional)," pungkasnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT