21 June 2022, 17:18 WIB

Tim Motocross MXGP Mulai Berdatangan di Sumbawa


Yusuf Riaman |

SEJUMLAH tim motocross MXGP mulai berdatangan di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III Sumbawa Besar, Selasa (21/6). Mereka disambut Bupati Sumbawa Mahmud Abdullah.

"Hari ini para kru mulai bertadangan menyusul setelah itu besok para pembalap juga mulai tiba," kata Bupati Sumbawa Mahmud Abdullah saat melakukan penyambutan di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III Sumbawa Besar, Selasa (21/6).

Dikatakan Bupati, event MXGP yang akan dihadiri puluhan ribu penonton diyakini bakal memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena hampir seluruh simpul-simpul usaha bergerak, tidak terkecuali industri pariwisata, tranportasi, hingga ke UMKM.

"Bayangkan saja dengan 10 ribu orang hadir dengan pelaksaan selama tiga hari orang sudah berapa uang yang beredar," ucap Mahmud.

Menurut dia, ajang motocros MXGP merupakan momentum yang harus benar-benar memberikan manfaat, khususnya untuk sektor pariwisata diharapkan bisa menjadi daya ungkit kebangkitan pariwisata.

"Kita berharap event ini sukses dan pariwisata ke depan semakin berkembang, yang menikmati tidak semata Sumbawa saja tetapi juga NTB secara keseluruhan," tuturnya.

Baca juga: Logistik MXGP Telah Tiba di Sumbawa

Kordinator lapangan MXGP pembangunan sirkuit Samota, Ridwan Syah, kepada wartawan di Sirkuit Samota mengatakan, jumlah penonton MXGP sebanyak 30 ribu orang, bahkan bisa lebih.

"Data terakhir hingga Selasa ini tiket terjual sudah lebih dari 30 ribu, namun melihat animo masyarakat bisa lebih dari itu," ungkapnya.

Terkait akomodasi sudah disiapkan enam hotel, dan mulai Selasa para tim pembalap sudah mulai memasuki hotel. Pembalap dan seluruh rombongan luar negeri sekitar 300 orang. Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan sekitar 800 kamar untuk pengunjung dari luar daerah. Pun disediakan kamar terapung yakni KRI Banjarmasin untuk menampung antara 400 hingga 500 orang.

Kapal tersebut rencananya akan merapat di Pelabuhan Badas Sumbawa pada Rabu (22/6). Alternatif lainnya juga disiapkan ribuan tenda.

"Bahkan rumah-rumah penduduk juga disiapkan untuk dijadikan tempat menginap," tukas Ridwan.(OL-5)

BERITA TERKAIT