20 June 2022, 13:26 WIB

Lima Agen Travel dan Operator Tur dari Labuan Bajo Ikuti BBTF


mediaindonesia.com |

BALI Beyond Travel Fair (BBTF) kembali diadakan pada tahun ini di Bali Internasional Convention Center ITDC, Nusa Dua, Bali.

Dengan mengangkat tema "Balancing in Harmony", panitia penyelenggara BBTF edisi ke-8 yaitu ASITA (Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia) dan Kemenparekraf berharap pelaku pariwisata yang berpartisipasi dapat memaksimalkan BBTF 2022 .

Tujuannya tak lain untuk memperkenalkan kembali pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kunjungan, baik wisatawan Nusantara maupun mancanegara. 

Pada kesempatan ini, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) yang bertugas sebagai akselerator pengembangan pariwisata di Labuan Bajo dan sekitarnya juga turut ambil bagian.

BPOLBF memfasilitasi lima booth bagi travel agent (TA) dan tour operator (TO) asal Floratama (Flores, Alor, Lembata, dan Bima) yang merupakan wilayah koordinatif BPOLBF untuk turut hadir sebagai seller sekaligus agen-agen promosi destinasi wisata Floratama dalam acara ini. 

Baca juga: Destinasi Labuanbajo Siap Tampung 20 Ribu Orang untuk KTT G20

Kelima TA/TO yang difasilitasi booth ini adalah The Luxury Voyage @theluxuryvoyage, Komodo Escape @escapeliveaboard, Just A Trip @just_atrip, NTT DMC @ntt_dmc, dan Grand Komodo @grandkomodo.

Kelima TA/TO ini menjual dan mempromosikan paket wisata ke Labuan Bajo dan sekitarnya dan merupakan hasil seleksi dari 30 TA/TO yang mendaftar dan menanggung semua biaya perjalanan dan keperluannya sendiri selama di BBTF. 

Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina menyampaikan bahwa BBTF merupakan salah satu solusi dalam pemulihan ekonomi terutama dalam bidang pariwisata. 

"BPOLBF berpartisipasi dalam BBTF edisi ke-8 ini dengan mengajak 5 TA/TO dari Floratama untuk bertemu langsung dengan buyers," kata Shana dalam keterangan pers, Senin (20/6).

"Begitu banyak yang hadir dan terlibat dalam acara ini dengan tujuan yang sama yaitu pemulihan ekonomi pariwisata. Terima kasih untuk 5 TA/TO yang telah begitu antusias mempromosikan wisata Labuan Bajo di ajang BBTF ini" ujar Shana. 

Selain itu, Dirut BPOLBF juga menggambarkan situasi dan kondisi terkini di lapangan, yang mana pengunjung terlihat sangat antusias untuk mengunjungi booth BPOLBF terlihat dari banyaknya kunjungan dari buyer di luar 150 buyer yang sudah memiliki janji temu dengan para seller di booth BPOLBF.

Di booth ini juga disediakan penganan khas dari Labuan Bajo untuk dapat dicoba serta ada 2 usher yang siap untuk menjelaskan mengenai pariwisata Labuan Bajo dan sekitarnya secara umum kepada pengunjung yang sedang menunggu jadwal janji temu dengan seller. 

Dalam acara yang berlangsung selama lima hari i, Dirut BPOLBF juga menyampaikan bahwa para TA/TO tersebut diajak untuk menjadi agen promosi pariwisata Labuan Bajo serta menjadi ajang untuk me_launching_ buku Ende Bumi Pancasila sebagai alternatif destinasi di Flores. 

"Kita mengajak teman-teman TA/TO dalam acara ini, karena mereka memiliki unic sense point yang berbeda-beda. Tidak hanya itu, kita juga sekaligus ingin melaunching Buku Ende Bumi Pancasila yang bisa menjadi alternatif destinasi di Flores" jelas Shana. (RO/OL-09)

 

BERITA TERKAIT