16 June 2022, 16:40 WIB

Krista Exhibitions Gelar Bandung West Java Food and Beverage Expo 2022.


Naviandri |


PAMERAN makanan, minuman, jasa boga, hotel, restoran, kafe, dan bakery
berskala internasional bakal hadir di Kota Bandung pada 27 Juni sampai
30 Juni 2022 di Sudirman Grand Ballroom, Bandung, Jawa Barat.

Acara itu digelar Krista Exhibitions yang sebelumnya sukses melaksanakan pameran serupa di Jakarta, Surabaya, dan Bali.

Kini, untuk pertama kalinya agenda besar itu dihadirkan di Bandung dengan tema Bandung West Java Food and Beverage (F&B) Expo 2022. Pameran ini digelar sebagai upaya meningkatkan ekspor produk makanan dan minuman Indonesia, serta produk usaha mikro kecil menengah di Jabar.

Chief Executive Officer Kristamedia Pratama, Daud D Salim mengatakan
Bandung merupakan kota pusat perekonomian, pabrik, dan pusat brand lokal Indonesia, sekaligus tempat lahirnya ribuan UMKM.

"Pameran bakal menghadirkan 85 perusahaan dan 30 pelaku UMKM dengan target pengunjung 20 ribu orang selama empat hari," kata Daud, Kamis (16/6).

Menurut Daud dengan pelaksanaan pameran makanan dan kemasan Bandung West Java Food & Beverage Expo 2022, diharapkan dapat menjadi media
promosi produk makanan minuman Jabar dan memberikan peluang
membangkitkan UMKM agar dapat terus berkembang, sehingga mampu mendukung ekonomi regional bahkan nasional.

"Pameran ini diharapkan bisa mendorong pelaku usaha bidang industri pangan untuk menghasilkan produk berkualitas dan berkompeten agar mampu bersaing dengan produk luar negeri," ucap Daud.

Pameran terbuka bagi para pelaku bisnis dan masyarakat umum
mulai pukul 10.00 WIB sampai 19.00 WIB. Para pengunjung mendapatkan
tiket gratis menyaksikan pameran Bandung West Java Food & Beverage Expo
2022 hanya dengan register secara online sebelum 26 Juni 2022 di
https://register.kristaonline.com atau pada link
visitor/bandungfoodbeverageexpo .

Bagi yang registrasi secara langsung di 27 Juni 2022 atau on the spot di konter registrasi cukup dengan membawa dua kartu nama dan dapat
membeli tiket masuk dengan harga tiket Rp50.000.

Pengunjung dilarang menggunakan sandal jepit dan celana pendek. Anak-anak di bawah usia 17 tahun dilarang untuk masuk ke area pameran. Pengunjung wajib mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Sementara itu Ketua PHRI Jabar Herman Muchtar menyabut baik pelaksanaan
kegiatan pameran yang banyak melibatkan UMKM, khususnya yang bergerak
di bidang industri makanan dan minuman.

"Kami mendukung karena hampir dua tahun terkapar sebagai dampak dari
pandemi covid-19. Diharapkan dnegan pameran seperti ini bisa memulihkan
perekonomian di Jabar, khususnya di Kota Bandung," tandasnya. (N-2)

BERITA TERKAIT