15 June 2022, 15:34 WIB

Banjir Rob Diprediksi Landa hampir Seluruh Pesisir NTT


Mediaindonesia.com |

WARGA yang bermukim di pesisir pantai di Nusa Tenggara Timur (NTT) diingatkan untuk mewaspadai ancaman banjir rob atau banjir pesisir mulai 16-17 Juni 2022. 

Sesuai prediksi Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, banjir rob melanda hampir seluruh wilayah pesisir daerah itu, mulai dari selatan Pulau Flores, pesisir Pulau Timor, hingga Rote, pesisir Pulau Sumba, serta pesisir Pulau Sabu dan Pulau Raijua.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Syaeful Hadi, mengatakan banjir rob melanda pesisir karena pengaruh dari aktivitas astronomi yakni fase bulan purnama (super full moon). 

"Posisi bulan berada pada jarak terdekat dengan bumi. Hal ini dapat menyebabkan potensi maksimum, kondisi gelombang tinggi, dan angin kencang dapat memengaruhi dinamika pesisir di wilayah NTT berupa potensi banjir pesisir," katanya, Rabu (15/6).

Baca juga: Loka POM Tasikmalaya Gerebek Pembuat Mi Mengandung Formalin

Banjir rob berdampak serius terhadap aktivitas transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas garam, perikanan darat, dan bongkar muat di pelabuhan. "Masyarakat diimbau selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari banjir pesisir serta memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim dari BMKG," ujarnya.

Selain itu, BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang dan petir di wilayah Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Kabupaten Sumba Barat, sampai Sumba Barat Daya. Masyarakat diminta waspada terhadap ancaman longsor, banjir, dan pohon tumbang. (OL-14)

BERITA TERKAIT