13 June 2022, 21:24 WIB

Cetak Hafidz Al-Quran, BWA Bina Kampung Qur’an Cireunghas


mediaindonesia.com |

SAMPAI akhir Maret 2022, BWA (Badan Wakaf AlQuran) berhasil mengelola 2 juta Al-Qur'an wakaf. Jumlah yang banyak untuk wakaf Al-Qur'an, yang tersebar di banyak wilayah Nusantara.

Khususnya daerah-daerah pelosok di Indonesia, kitab Al-Quran sulit didapat, kalau pun ada harganya cukup mahal bagi muslim di sana.

Bukan hanya Al-Qur'an yang dibutuhkan untuk saudara saudara Muslim kita di pelosok, namun mereka  juga membutuhkan pembinaanuntuk emastikan mereka belajar membaca Al-Quran secara berkelanjutan.

Di sinilah, BWA mengambil bagian dengan program WAP, Wakaf Al-Qur'an dan Pembinaan, bekerja sama dengan ustad-ustad lokal untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat Muslim di pelosok.

Pada Minggu (5/6) berlokasi di Diniyah Al-Kautsar Cireunghas, Sukabumi, Jawa Barat, BWA bersama Diniyah Al-Kautsar melakukan pembukaan dan peresmian “Program Tahfidz Kampung Qur’an Cireunghas”.

Dalam kegiatan program, anak anak di kampung ini akan dididik menjadi hafidz Qur’an. Anak-anak diwajibkan untuk sholat shubuh dan magrib di masjid untuk kemudian dilanjutkan dengan program tahfidz Quran.

Baca juga: Berbagi Ribuan Al-Qur'an di Wilayah Terpencil Sulawesi Selatan

Acara pembukaan ini dihadiri oleh warga setempat, perangkat pemerintahan desa dan MUI Kecamatan Cireunghas, yang diwakili oleh MUI Desa Cireunghas.

"Targetnya adalah anak-anak dapat menghafal Al-Qur'an dalam setahun 5 juz, insya Allah ini sangat dimungkinkan” ungkap ustad Ahmad Syaifudin, Pembina Kampung Qur’an Cireunghas dalam keterangan pers, Senin (13/6).

Sedangkan Kepala Sekolah MDTA Al-Kautsar, ustad Fikri Abdilah mengatakan,“Adapun program tahfidz ini merupakan bagian dari program belajar MDTA sehingga akan ada 50-an murid yang siap dijadikan hafidz Al-Qur'an dengan program ini.”

Kampung Qur’an Cireunghas ini memang bertujuan untuk membina dan mencetak para hafidz Quran yang nantinya setelah selesai program mereka akan disebar ke beberapa lokasi untuk mengajar dan menduplikasi para hafidz Quran.

“Semoga ini awal yang baik untuk Kampung Qur’an Cireunghas dan model pembinaan seperti ini akan dibuat lagi di banyak lokasi di Indonesia,” tutur Ustadz Hasyim Mustofa dari tim Indonesia Ngaji BWA.

"Semoga dengan Program Wakaf Al-Quran dan Pembinaan (WAP) BWA menjadi percepatan tumbuhnya jumlah hafidz dan hafidzhoh di Indonesia, mohon do’a dan dukungan dari para umat Islam Indonesia agar program ini dapat berjalan dengan baik," jelas Hasyim.

"Untuk mendapatkan informasi kegiatan BWA, bisa kunjungi www.bwa.id dan www.wakafquran.id ," tambahnya. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT