10 June 2022, 20:23 WIB

Warga Sumsel Diminta Berperan Jaga Kelestarian Warisan Budaya


Dwi Apriani |

PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat sebanyak 43 Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) sudah resmi mendapatkan pengakuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Indonesia 2021. Tiga diantaranya dari Palembang yakni makanan khas Burgo, Selendang Munawaroh, hingga tradisi Tepung Tawar Perdamaian.

Tepung Tawar Perdamaian ini merupakan salah satu tradisi tolak bala yang sudah langka ditemui masyarakat Palembang. Padahal tradisi ini sudah ada sejak zaman Palembang bahari atau biasa disebut masyarakat Palembang umumnya Jaman Bingen.

"Alhamdulillah sampai saat ini sebanyak 43 Warisan Budaya Tak Benda dari Sumatera Selatan telah mendapat pengakuan dengan dikeluarkannya Sertifikat dari Kemendikbud RI," jelas Aufa Sarkowi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel.

Diakuinya, untuk mendapatkan pengakuan tersebut tidak mudah membalikan telapak tangan. Karena harus melewati serangkaian proses agar para tim kurator yang berkompeten bisa memberikan sertifikat pengakuan sebagai warisan budaya tak benda. "Banyak persyaratan yang harus dipenuhi terutama tentang sejarah dan keunikan dari WBTB yang kita usulkan," katanya.

Ia menyebutkan dengan sudah adanya pengakuan ini, menjadi bagian upaya perlindungan inventaris warisan budaya. Dengan itu juga, maka akan menjadi kebanggaan masyarakat provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu tetap lestari dan mendapat pengakuan dunia.

"Karenanya peran serta dari masyarakat Sumsel untuk tetap melestarikan warisan budaya sangat penting. Kami mengajak semua elemen dan masyarakat untuk menjaga ini," pungkasnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT