07 June 2022, 18:10 WIB

DPD RI Apresiasi Upaya dan Terobosan yang Dibuat BP2MI


Mediaindonesia.com |

BERBAGAI terobosan terus dibuat Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk melindungi para pekerja migran Indonesia. Inisiatif itu mendapat apresiasi dari Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI). DPD RI menilai upaya yang dilakukan Benny Ramdhani sebagai Kepala (BP2MI) penuh dengan terobosan progresif.

Hal itu dikatakan Ketua Komite III DPD RI, Sylviana Murni. Senator berasal dari DKI Jakarta tersebut menilai BP2MI mampu jemput bola hingga ke daerah. Hal ini membuat informasi kegiatan terkait ketenagakerjaan migran betul-betul valid.

Baca juga: Sudah 1.200 Pemuda Daftar Jadi Pekerja Migran ke Korea Selatan ...

“Kita bersyukur bahwa sekarang BP2MI sekarang jemput bola. Artinya Pak Benny jemput bola menginformasikan semua kegiatan hingga ke daerah,” ujar Sylviana.

Kepala BP2MI Benny Rhamdani disebut serius melakukan transformasi perbaikan tata kelola penempatan perlindungan bagi PMI. BP2MI juga telah menetapkan 9 program prioritas dan salah satunya adalah pemberantasan sindikat penempatan ilegal PMI.

Bahkan Sylviana tak ragu memberikan dukungan dan berharap kolaborasi antara pihaknya dan BP2MI terus berjalan. Dia mengimbau agar anggota DPD RI ketika turun ke daerah pemilihan (dapil), mau menggandeng pihak BP2MI agar memberikan informasi valid berhubungan dengan dunia migran untuk bekerja di luar negeri.

“DPD RI mendukung upaya BP2MI dan butuh dorongan politik untuk menguatkan peran pemerintah daerah dalam perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI). Ini konstituen kita. Kita butuh kolaborasi antar lembaga seperti upaya yang dilakukan BP2MI,” terang Sylviana. “Tujuan kita cuma satu yakni bagaimana melindungi pekerja migran Indonesia karena mereka adalah pahlawan devisa.”

Hal senada disampaikan Cholid Mahmud senator asal Provinsi D.I. Yogyakarta. Dia mengungkapkan bahwa upaya BP2MI merupakan sesuatu yang progresif. Atas alasan itu, menurutnya DPD RI harus mendukung kebijakan dan program BP2MI.

“Dari paparan tadi, banyak hal-hal yang baru berusaha untuk dilakukan BP2MI. Saya kira ini sesuatu yang cukup progresif, kita perlu dukung usaha seperti ini sehingga pada akhirnya nanti potensi pekerja migran kita betul-betul menjadi potensi bagi negara,” terang Cholid.

Dia berharap DPD RI sebagai institusi politik memberikan dorongan secara politis sesuai kebutuhan untuk penempatan tenaga kerja, peningkatan dan pelingdungan PMI. “DPD RI sebagai institusi politik, DPD RI bisa memberikan dorongan-dorongan secara politis sesuai dengan kebutuhan untuk penempatan tenaga kerja, peningkatan dan pelindungannya. Kita bisa berkolaborasi sangat baik BP2Mi dengan DPD RI,” sambung Chalid.

Misharti, anggota Komite III lain tak luput memberikan pujian kepada BP2MI. Dia mengapresiasi betapa para pekerja migran diberikan penghargaan dan penghormatan dari negara. Sehingga memberikan rasa bangga kepada PMI yang bekerja di luar negeri.

“Kami memberikan apresiasi bahwa memang sesungguhnya kita harus bersama-sama dengan tenaga kerja migran kita untuk bisa menambah devisa negara. Dan tadi juga terkait dengan pelindungan PMI kita tentu ingin menjadi fokus perhatian kami anggota DPD RI supaya pemerintah hadir bersama BP2MI untuk sama-sama memberikan pelindungan kepada tenaga kerja kita,” ujar anggota DPD perwakilan dari Provinsi Riau itu. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT