03 June 2022, 10:38 WIB

BSKDN Ajak Pemprov Sulbar Perkuat Data dalam Rumusan Kebijakan


Mediaindonesia.com |

PERAN badan penelitian dan pengembangan (litbang) daerah sangat penting untuk mendukung lahirnya kebijakan yang optimal. Karena itu, badan litbang didorong terus meningkatkan kinerja dengan memperkuat riset dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. 

"Kelitbangan daerah menjadi bagian penting dalam lahirnya kebijakan strategis pemerintahan. Sebab itu, mari kita optimalkan, Bapak dan Ibu. Data dan informasi yang bersifat strategis untuk rekomendasi pada pimpinan kita mari kita kawal benar-benar. Agar pimpinan kita dapat mengambil kebijakan dengan cepat dan tepat dalam rangka mempercepat terwujudnya kesejahteraan negara kita," terang Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Eko Prasetyanto saat Rapat Koordinasi Pembinaan Hubungan Pusat dan Daerah dalam Strategi Kebijakan Dalam Negeri di Gedung PKK Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (2/6). 

Dalam rangka mengoptimalkan peran dan kinerja badan litbang daerah tersebut, Eko menyarankan untuk turut menyertakan peran akademisi dan media massa. "Kita harus bekerja sama dengan akademisi. Kita optimalkan peran akademisi, baik dengan riset-risetnya, penelitiannya, dan sebagainya atau dengan pihak-pihak ketiga, bahkan dengan mass media dan masyarakat luas," tambah Eko. 

Mengamini hal itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, Akmal Malik, menyebutnya sebagai strategi kebijakan yang sistematis dan simetris. Ia pun mengharapkan pertemuan ini dapat menjadi ruang untuk memperdalam mekanisme kerja yang demikian. "Saya juga meminta Pak Kaban (Kepala BSKDN) nanti brainstorming dengan teman-teman dari kabupaten yang ada di Sulbar. Apakah teman-teman di kabupaten sudah mengikuti pendekatan simetris sebagaimana yang sama-sama harapkan ataukah belum?" ucap Akmal. 

Baca juga: Perusahaan Swasta Dukung Gerakan Rehabilitasi Mangrove Pesisir Kalsel

Lebih lanjut Akmal juga mengucapkan terima kasih pada rombongan BSKDN Kementerian Dalam Negeri yang berkunjung ke Provinsi Sulawesi Barat. "Kedatangan Bapak dan Ibu juga bentuk promosi Provinsi Sulbar karena kami berkeinginan untuk terus memperkenalkan provinsi ini," tambahnya dalam sambutan. 

Rapat koordinasi pembinaan ini dilanjutkan dengan diskusi terkait transformasi kelitbangan daerah dan beragam indeks pengukuran kinerja pemerintah daerah yang telah disusun BSKDN Kemendagri. Sekretaris BSKDN dan jajaran Kepala Pusat Litbang BSKDN hadir secara langsung sebagai pemateri diskusi. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT