03 June 2022, 09:10 WIB

Perusahaan Swasta Dukung Gerakan Rehabilitasi Mangrove Pesisir Kalsel


Denny Susanto |

PULUHAN ribu hektar hutan mangrove di kawasan pesisir Provinsi Kalimantan Selatan alami kerusakan. Pusat pembibitan mangrove PT Maming Enam Sembilan, di Pulau Burung bantu rehabilitasi kawasan pesisir Kalsel.

"Ada sekitar 300 ribu batang bibit mangrove yang sudah kita tangkarkan di pusat pembibitan seluas satu hektare ini. Sebagian bibit siap tanam sudah kita bagikan untuk kegiatan rehabilitasi di kawasan pesisir berbagai daerah," ungkap Samsu Baco, pengelola pusat pembibitan mangrove PT Maming Enam Sembilan, Jumat (3/6).

Dalam beberapa waktu terakhir pusat pembibitan mangrove di Pulau Burung ini telah membagikan bibit mangrove untuk ditanam tidak hanya di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, tetapi juga ke sejumlah daerah seperti Kotabaru, Tanah Laut, Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Batola.

"Pusat pembibitan mangrove ini kita bangun untuk membantu pemerintah merehabilitasi kerusakan kawasan hutan mangrove tidak hanya di Tanah Bumbu tetapi juga daerah lain di Kalsel," kata Mardani H Maming, pemilik PT Maming Enam Sembilan.

Menurutnya saat ini semua negara berkomitmen untuk melindungi pelestarian hutan mangrove di kawasan pesisir yang banyak mengalami kerusakan akibat  alih fungsi lahan serta pengaruh perubahan iklim dan pemanasan global.

baca juga: Mitigasi Bencana, Menko PMK Lakukan Penanaman 10 Juta Pohon Mangrove di 34 Provinsi

Data Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel mencatat luas kawasan mangrove di provinsi ini seluas 116.824 hektare dan 93.616 hektare di antaranya masuk kawasan konservasi. 

"Diperkirakan ada 10 ribu hektare hutan mangrove yang berubah menjadi tambak. Separuhnya ada di kawasan cagar alam CA Teluk Kelumpang, Selat Laut dan Selat Sebuku Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru," kata Mahruz Aryadi, Kepala BKSDA Kalsel. (N-1)

 

BERITA TERKAIT