26 May 2022, 09:05 WIB

Banjir Rob di Jateng, Human Initiative Bagi Makanan Siap Santap dan Air Bersih


mediaindonesia.com |

GELOMBANG air pasang melanda perairan utara Jawa mengakibatkan banjir rob pada Senin (23/5). Sejumlah wilayah di Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Pati, dan Kota Pekalongan terdampak.

Banjir diperparah dengan jebolnya tanggul penahan air laut yang tidak kuat menahan gelombang pasang. Akibatnya, Pemukiman warga, wilayah pabrik dan industri hingga sawah terendam rob.

Di Kawasan Lamicitra Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, para pekerja dipulangkan sebagai antisipasi apabila debit air yang melimpas semakin tinggi. Hingga Senin malam (23/5), para relawan masih mengevakuasi para pekerja pabrik.

Sementara itu, di Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Demak sekitar 10.000 jiwa dari 8 RW terdampak banjir rob. Sejak Senin (23/05) hingga hari ini listrik padam sehingga mengakibatkan aktivitas warga seperti memasak, kebersihan diri, dan kebutuhan air bersih terganggu.

Baca juga: Banjir Rob di Pekalongan kembali Meninggi, Pengungsi Bertambah

Banjir rob juga menerjang wilayah pesisir utara Kabupaten Pati akibat gelombang pasang air laut.

Sebanyak Sembilan desa dari tiga kecamatan terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tapi aktivitas warga terganggu akibat genangan air.

Sementara itu di Kota Pekalongan, sejumlah wilayah tergenang akibat banjir rob.

Menurut BPBD Kota Pekalongan, ada enam titik pengungsian yang menampung 221 jiwa warga yang mengungsi.

Human Intitiative bersama relawan melakukan respons awal di wilayah yang terdampak banjir di Kota Semarang dan Kabupaten Demak. Human Initiative melakukan assessment awal dan evakuasi warga di Kawasan Pelabuhan Tanjung Mas serta evakuasi warga Desa Sriwulan, Sayung, Demak.

Respons berlanjut pada Selasa (24/05) dengan berbagi 500 boks makanan siap saji untuk Warga Desa Sriwulan. 

Pemadaman listrik sejak Senin (23/5) membuat aktivitas warga terganggu. Warga tidak dapat memasak dan pasokan air bersih amat terbatas.

Kebutuhan mendesak warga berupa makanan siap saji dan air bersih. Rencana aksi selanjutnya, Human Initiative akan menyediakan makanan siap saji dan dropping air bersih untuk warga terdampak banjir rob di Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Demak.

Ridho, Sekretaris Desa Sriwulan, berterima kasih atas respons Human Initiative. Ia juga berharap bantuan untuk hari-hari selanjutnya berupa  air bersih dan logistik makanan.

Ridho menyampaikan saat ini ada tiga dapur umum yang mencukupi kebutuhan sekitar 10.000 warga yang terdampak.

Sementara itu, M. Subhanudin Nasrullah, Kepala Bidang program Human Initiative menyampaikan terima kasih atas kepedulian para donatur untuk respons awal ini dan harapannya bisa menyediakan kebutuhan mendesak lainnya secara luas di wilayah terdampak banjir rob.

Ia pun berharap kepada Sahabat Inisiator, untuk berdonasi membantu korban banjir rob yang melanda kota Semarang dan sekitarnya melalui solusipeduli.org

"Semoga kejadian ini dapat segera berlalu sehingga warga dapat beraktivitas seperti sedia kala," kata Subhanudin. (RO/OL-09)
 

BERITA TERKAIT