15 May 2022, 23:55 WIB

RSUD Kota Bogor Antisipasi Lonjakan Kasus DBD


Widhoroso |

RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Jawa Barat mengungkapkan data pasien deman berdarah dengue (DBD) yang ditangani pada awal hingga pertengahan tahun 2022, tertinggi terjadi pada Januari mencapai 139 orang.

Humas RSUD Kota Bogor, Mia, Minggu (15/5) mengatakan pihaknya telah mempersiapkan sejumlah fasilitas jika kasus DBD meningkat. "Saat ini menurut data pasien jumlahnya terus menurun yang membutuhkan penanganan di rumah sakit umum daerah," katanya.

Meski begitu, kata Mia, telah ada koordinasi untuk penyiapan ruangan rawat inap, tenaga kesehatan dan sarana lain dalam mengantisipasi lonjakan pasien DBD. Jumlah pasien DBD yang mencapai 139 orang pada Januari, turun drastis menjadi 61 orang pada Februari, kemudian hanya 42 orang pada Maret, 56 orang pada April dan 19 orang pada Mei 2022 di RSUD Kota Bogor.

Menurut data Dinas Kesehatan Kota Bogor selama Januari-April 2022 terdapat 511 orang diserang penyakit DBD. Pada Januari di musim penghujan kasus pasien DBD mencapai 129 orang. Kemudian turun pada Februari menjadi 75 orang, melonjak 100 persen menjadi 155 orang pada Maret dan mulai turun pada April menjadi 152 orang. Pada April pasien terbanyak terdapat di Puskesmas Bondongan sebanyak 24 orang disusul Puskesmas Bogor Timur 19 orang, Puskesmas Mulya Harja 13 orang, Puskesmas Cipaku 12 orang.

Mia menyatakan, RSUD Kota Bogor siap menampung pasien DBD yang memerlukan perawatan di tingkat rumah sakit jika diperlukan. "Kami siap melayani masyarakat, tapi menurut data, bulan ini menurun namun hari ini ada dua pasien yang masuk di RSUD," jelasnya. (Ant/OL-15)

 

BERITA TERKAIT