15 May 2022, 19:32 WIB

Perempuan Jenggala dan Kodam IX/Udayana Gelar Baksos, Donor Darah, dan Vaksinasi di Bali 


Mediaindonesia.com |

PEREMPUAN Jenggala bersama Kodam IX Udayana menggelar bakti sosial donor darah dan vaksinasi di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Bali.  Adapun donor darah diadakan guna meningkatkan kekebalan tubuh komunal dan untuk menambah jumlah stok darah Palang Merah Indonesia (PMI). 

Selain digelar untuk menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Kodam IX/Udayana, pelaksanaan kegiatan Jenggala dilakukan di Bali karena merupakan destinasi tujuan wisata utama turis mancanegara dan domestik, serta menjadi lokasi forum-forum internasional.

“Selain HUT ke-65 Kodam Udayana, Perempuan Jenggala juga baru saja memperingati HUT ke 3, Kami sebagai organisasi sosial fokus di kesehatan masyarakat membantu pemulihan pandemi, dengan kegiatan ini sebagai upaya membantu percepatan vaksinasi pemerintah,” ucap Ketua Umum Perempuan Jenggala Vicky W Kartiwa, Minggu (15/5). 

“Bali dipilih karena persiapan G20 dan juga karena destinasi wisata wisatawan luar,” tambahnya. 

Aksi itu juga untuk membantu menambah stok darah yang masih menipis di PMI. Kurangnya jumlah stok darah tersebut merupakan akibat isu hoaks yang beredar di masyarakat tentang bahaya donor darah setelah menerima vaksin Covid-19. 

"Akibatnya pasokan mengalami penurunan. Sementara banyak kebutuhan Rumah Sakit yang terus membutuhkan transfusi darah, seperti penderita kanker, thalassemia dan cuci darah," papar Vicky. 

Baca juga : Kesadaran Rendah, Banyak Warga Sikka belum Punya Kartu Keluarga

Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal Sonny Aprianto mengatakan, vaksinasi dan donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian Kodam IX/Udayana bersama Perempuan Jenggala untuk mendukung program pemerintah dan menyatu dengan masyarakat membantu menyelesaikan masalah. 

"Kemanunggalan TNI dengan Rakyat dalam rangka menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang (RAK) secara dini untuk kepentingan pertahanan Negara," jelasnya. 

Kegiatan donor darah dilakukan untuk ketersediaan darah, terutama dimasa pandemi Covid-19 dimana jumlah cadangan darah yang tersedia menurun, sedangkan kebutuhan darah bagi masyarakat yang cenderung meningkat.

"Mudah-mudahan ketulusan hati bapak-bapak dan ibu-ibu untuk menyumbangkan darahnya dapat meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita yang membutuhkan darah. Seperti slogan yang sering kita baca dan dengar bahwa setetes darah sangat berarti bagi nyawa seseorang," terangnya. 

Sonny menegaskan, darah sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia, untuk itu ketersediaan darah dalam tubuh harus benar-benar terjaga dengan baik. Sementara darah hanya dapat diproduksi oleh tubuh, sebab belum ada teknologi yang mampu memproduksi darah buatan. 

"Mari kita jadikan donor darah sebagai gaya hidup yang menyehatkan karena kalau ditinjau dari segi kesehatan donor darah memiliki manfaat positif," tandasnya. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT