12 May 2022, 20:09 WIB

Antisipasi PMK, Pengawasan di Pintu Masuk Bali Ditingkatkan


Ruta Suryana | Nusantara

DALAM upaya mencegah berjangkitnya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya sapi, kambing dan babi, pintu-pintu masuk yang menjadi jalur distribusi di Bali mulai diperketat pengawasannya. Selain itu edukasi kepada peternak dalam upaya mencegah PMK juga dilakukan.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, Made Ngurah Sugiri saat dihubungi mengatakan hingga kini di Kota Denpasar dan juga Bali belum ada terjangkit PMK. Namun demiki8an pihaknya mulai memperketat pengawasan dalam upaya melakukan pencegahan.

"Dalam rapat kemarin (Rabu, 11/5) bersama dinas peternakan kabupaten se-Bali dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali belum ada  terjangkit PMK di Bali untuk ternak seperti sapi, kambing dan babi," ujar Ngurah Sugiri saat dikonfirmasi Kamis (12/5).

Meski begitu, dalam langkah pencegahan pintu masuk terutama di Kabupaten Jembrana diperketat pengawasannya. Dari kebijakan pencegahan penyebaran PMK ini, Sugiri mengatakan tak sedikit peternak yang mengeluh karena keterbatasannya dalam menjual ternaknya. Hal ini mengingat daerah terdekat seperti Jawa Timur dan Lombok sudah ada yang terjangkit PMK.

"Ya tak sedikit juga peternak yang mengeluh karena dalam penjualan ternaknya jadi terbatas," ujarnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT