11 May 2022, 20:21 WIB

Polresta Sidoarjo Razia Kendaraan Pengangkut Ternak Antisipasi PMK


Heri Susetyo | Nusantara

MENGANTISIPASI penyebaran virus penyakit mulut dan kuku (PMK), Polresta Sidoarjo, Jawa Timur melakukan razia kendaraan pengangkut ternak di kawasan perbatasan Sidoarjo, Rabu (11/5). Kendaraan pengangkut ternak baik yang akan masuk atau keluar Sidoarjo dihentikan petugas.

Razia dilakukan Polresta Sidoarjo di Jalan Raya Tropodo Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo, Rabu (11/5). Sejumlah kendaraan pengangkut ternak luar kota yang masuk wilayah Sidoarjo dihentikan.

Petugas memberi penjelasan pengemudi bahwa hewan ternak kuku belah, untuk sementara tidak boleh masuk ke Sidoarjo. Mereka kemudian diminta kembali ke daerah asal, dan baru boleh membawa masuk ternak ke Sidoarjo, hingga wabah PMK reda.

"Ya saya harus balik kalau aturannya begitu," kata Junaidi, salah satu pengemudi kendaraan pengangkut ternak.

Tidak hanya kendaraan pengangkut ternak dari luar kota, kendaraan pengangkut ternak dari Sidoarjo yang akan keluar kota, juga diminta kembali ke tempat asalnya. Sehingga selama wabah PMK masih merebak, tidak diperbolehkan ada lalu lintas keluar masuk ternak di wilayah Sidoarjo.

"Aturan ini diterapkan sementara untuk mengantisipasi dan meredam, penyebaran virus PMK yang menyerang ternak berkuku belah," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro.

Sebanyak 769 ekor sapi di Sidoarjo dilaporkan terpapar PMK. Dilaporkan ada 15 ekor sapi mati akibat terkonfirmasi virus tersebut. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT