11 May 2022, 16:39 WIB

Empat Kecamatan di Ogan Ilir Rawan Karhutla


Dwi Apriani | Nusantara

MUSIM kemarau tahun ini diprediksi akan mulai terjadi pada Mei mendatang. Diperkirakan, musim kemarau tahun ini akan lebih panjang.

Karena itu, bencana kebakaran hutan dan lahan sangat berpotensi terjadi di Sumatera Selatan, utamanya di Ogan Ilir yang menjadi langganan bencana tersebut.

"Pencegahan karhutla selalu menjadi prioritas kita. Karena memang daerah kita ini rawan karhutla," ucap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ogan Ilir, Edi Rahmat, Rabu (11/5).

Ia menyebutkan, ada empat kecamatan yang menjadi prioritas pemantauan karhutla yakni, Kecamatan Pemulutan, Pemulutan Barat, Pemulutan Selatan, Indralaya dan Indralaya Utara. Edi mengatakan pihaknya sudah menyiagakan 96 personel dan empat sepeda motor yang dilengkapi dengan alat pemadam, jika sewaktu-waktu dibutuhkan. "Saat ini personel kita terus melakukan patroli di daerah-daerah yang rawan kebakaran lahan agar dapat dicegah secara dini," kata Edi.

Edi mengimbau masyarakat Ogan Ilir khususnya yang berada di daerah lahan gambut agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar. "Sebab hal itu dapat menjadi penyebab kebakaran lahan, terutama saat musim kemarau nanti. Dampaknya tentu akan merugikan kita semua," tutup Edi. (OL-15)

BERITA TERKAIT