10 May 2022, 11:54 WIB

Kapolda: Arus Balik Jalur Pantura Jawa Timur Lancar


Ahmad Yakub |

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim, menyatakan secara umum keseluruhan arus balik tahun ini di jalur Pantura berlangsung lancar. Meski Operasi Ketupat Semeru telah berakhir namun, Polda akan terus melanjutkan operasi dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

Hal tersebut disampaikan Kapolda Jatim, Irjen Polisi Nico Afinta saat melaksanakan pengecekan Pos pelayanan di Tuban pada hari terakhir operasi Ketupat Semeru 2022, Senin petang.

Kapolda didampingi  Karoops Polda Jatim Kombes Pol Puji Santosa, Dir Lantas Kombes Pol Latief Usman dan beberapa Pejabat Utama Polda. Para petinggi Polda itu datang untuk memastikan pelayanan terhadap masyarakat yang mudik maupun yang balik melalui jalur pantura berlangsung lancar.

Lokasi yang menjadi sasaran pengecekan adalah di pos pelayanan rest area yang bersebelahan langsung dengan laut utara. Nico Afinta menyatakan keseluruhan arus balik tahun ini di jalur Pantura berlangsung lancar.

"Dari pemantauan kami bahwa arus lalin semuanya lancar, kita lihat sendiri dan kemarinpun puncaknya di hari Sabtu dan Minggu arus lalin di pantura terpantau lancar," ungkap Irjen Nico Afinta.

Irjen Nico menjelaskan, dengan adanya masyarakat yang mudik tahun ini membuat perekonomian lebih menggeliat dibandingkan dengan tahun lalu. "Inilah dampak positif daripada masyarakat yang mudik, disamping Pantura sendiri arus lalin lancar pedagang kaki lima juga terbantu," terangnya.

Selain menjadi tempat untuk beristirahat, lanjut dia, di pos pelayanan tersebut juga melayani vaksinasi yang dilaksanakan setiap hari bagi pemudik yang akan balik maupun masyarakat sekitar. Nico juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

"Pasca mudik ini pastikan nanti melakukan pengetesan sehingga harapannya nanti berbaur lagi dengan lingkungan pekerjaannya kondisinya benar-benar sehat, jika protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik maka ekonomi bisa berjalan, pekerjaan juga bisa berjalan," tambahnya

Soal angka kecelakaan selama arus mudik dan balik, Kapolda menjelaskan, kecelakaan yang terjadi didominasi kendaraan roda empat. 4 faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan tersebut diantaranya faktor kendaraan, manusia, jalan, dan alam.

"Kecelakaan rata-rata disebabkan oleh faktor manusia karena kelelahan dan kekurang hati-hatian, dari beberapa data yang ditunjukkan untuk kecelakaan terjadi trend penurunan fatalitas rate 50 persen dengan sebelum digelarnya operasi ketupat," tandasnya.

Nico menghimbau kepada masyarakat yang akan balik agar memanfaatkan pos-pos yang telah disiapkan sebagai tempat untuk beristirahat apabila dalam perjalanan merasa lelah.

"Kalau memang merasa capek dan ngantuk disiapkan tempat-tempat untuk pemberhentian di pos-pos pelayanan kami dan pos terpadu sehingga nantinya bisa berangkat kembali dengan sehat," imbaunya.

Dia menambahkan, meskipun operasi ketupat Semeru 2022 berakhir sejak Senin (9/5) namun, pelaksanaan operasi akan terus dilanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Hal ini dijadwalkan akan dilaksanakan selama satu sepekan kedepan.

"Harapannya dengan adanya perpanjangan Work from home (WFH) yang dicanangkan kamipun bekerja menambah sampai satu minggu, mudah-mudahan dengan pelayanan kami ini masyarakat bisa terbantu," pungkasnya.(OL-13)

Baca Juga: Tenun Ikat Khas Sikka jadi Primadona buat Oleh-oleh Idul Fitri 2022

BERITA TERKAIT