06 May 2022, 19:02 WIB

Arus Balik di Lingkar Gentong atas Macet Parah hingga 20 Km


Adi Kristiadi |

ARUS balik melalui Gantong atas, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya menuju arah Bandung mengalami kemacetan panjang hingga mencapai 20 kilometer. Kemacetan tersebut, terjadi sekitar pukul 08.00 WIB pagi hingga berita ini ditulis belum teratasi.

Pantauan di lokasi, kemacetan mulai terjadi di jalan lintas selatan dari Jawa Tengah menuju Jawa Barat, yang melalui Kecamatan Rajapolah arah Gentong atas telah mengalami kemacetan. Banyak kendaraan tidak bisa bergerak hingga sebagian mematikan mesin. Namun, kendaraan yang melalui dua arah sama-sama tersendat kemacetan terutama di pertigaan dan SPBU.

Seorang pengendara, Suhendar 50, warga Bandung mengatakan, dirinya habis liburan ke Pangandaran setelah bersilaturahmi bersama keluarga dan keluar dari hotel sekitar pukul 05.00 WIB. Mulai terjadi kemacetan di tol Gate selama 3 jam. Namun, setelah keluar dan menuju ke Bandung malah terjebak macet di Rajapolah dengan kondisi padat merayap dan sekarang ini di lingkar Gentong atas tidak bergerak sama sekali.

"Kemacetan di jalur lintas selatan Jawa karena disebabkan volume kendaraan meningkat dan petugas dari Kepolisian berupaya melakukan pengaturan. Saya mematikan mesin mobil karena macetnya semakin parah. Di jalan fly over Rajapolah sekitar pukul 11.00 WIB siang padat merayap hingga sampai di tanjakan Gentong tak bisa apa-apa," katanya, Jumat (6/5).

Ia mengatakan, rombongannya berangkat bersama dua mobil. Satu mobil telah dialihkan petugas Kepolisian Ciamis ke Jalur alternatif melalui Kawali, Panawangan, Cirebon, Majalengka ke Tol Cipali karena dari arah lintas selatan telah terjadi kepadatan. Mereka saat ini sudah sampai Majalengka dipastikan akan sampai Bandung lebih cepat jika tidak terjadi kemacetan.

"Kami menunggu satu arah atau one way dari petugas Kepolisian. Jika tidak dilakukan one way dipastikan akan bertahan menunggu sampai malam. Karena, kemacetan di jalur selatan Jawa melalui Gentong atas ini paling parah dibanding mudik sebelumnya. Para pengemudi lainnya ke arah Jakarta kebanyakan mematikan mesin," ujarnya.

Sementara itu, pengemudi lainnya, Nandang, 52, warga Jakarta mengatakan, jalan lintas selatan Jabar-Jateng mengalami kepadatan pada H+4 lebaran hingga semua kendaraan yang menuju ke arah Bandung sama sekali tak bisa bergerak. Dia berangkat dari Kabupaten Ciamis pukul 08.00 WIB dan jam 16.00 baru sampai di Lingkar Gentong atas.

"Biasanya dari Ciamis ke Bandung itu ditempuh dalam waktu 3 jam. Mudik tahun luar biasa macetnya, kami terjebak macet di Rajapolah, mengular dan kembali  kena macet di pertigaan Pamoyanan menuju lingkar Gentong atas tidak bisa berbalik arah terpaksa harus bergerak lambat dan baru di lingkar Gentong atas tidak bisa bergerak sampai sekarang," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Engkos Kosasih mengatakan, memasuki H+4 lebaran arus dari arah Jateng menuju Jabar mengalami peningkatan hingga menyebabkan arus kemacetan. Kepadatan akan terus terjadi pada Kamis dan Jumat, ditambah arus kendaraan dari Bandung menuju Tasikmalaya arah Ciamis juga mengalami peningkatan dan para
petugas terpaksa harus mengalihkan arus lalu lintas ke arah Singaparna menuju Garut.

"Petugas terus melakukan pengaturan arus kendaraan dari Kota Tasikmalaya dialihkan ke jalur Singaparna menuju Garut. Karena, lingkar Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya adanya peningkatan dan semua kendaraan mulai dari mobil pribadi, motor, bus terjebak macet. Sepanjang 20 kilometer, dari arah Kecamatan Rajapolah ke lingkar Gentong atas macet karena di Limbangan dan Malangbong ada kemacetan yang berdampak ke Tasikmalaya," paparnya. (OL-13)

BERITA TERKAIT