06 May 2022, 15:30 WIB

Pemerintah Bangun Jalan Lintas Tengah Sumatera untuk Jalur Alternatif


Despian Nurhidayat |

PEMERINTAH terus meningkatkan konektivitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi antar wilayah di Pulau Sumatera. 

Selain pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera, Kementerian PUPR juga melakukan pembangunan dan pemeliharaan jalan arteri nasional di Lintas Timur, Barat dan Lintas Tengah. Tujuannya, memangkas biaya logistik agar daya saing produk Indonesia meningkat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut peningkatan aksesibilitas dan konektivitas jaringan infrastruktur jalan untuk memberikan kelancaran, keamanan dan kenyamanan perjalanan pengendara.

“Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar,” ungkap Basuki dalam keterangan resmi, Jumat (6/5).

Baca juga: Arus Balik Fly Over Kelok Sembilan

Untuk Jalur Lintas Tengah, Kementerian PUPR melakukan penanganan akses menuju Batas Bengkulu. Itu eliputi ruas Batas Kota Lahat – Simpang Air Dingin – Pagar Alam – Tanjung Sakti – Batas Provinsi Bengkulu sepanjang 115,18 km dan ruas Terawas – Lubuk Linggau – Muara Beliti – Batas Kabupaten Musi Rawas, dan Lubuk Linggau - Batas Provinsi Bengkulu sepanjang 85,55 km.

Pada TA 2020, penanganan ruas Batas Kota Lahat – Simpang Air Dingin – Pagar Alam – Tanjung Sakti – Batas Provinsi Bengkulu dilakukan melalui pekerjaan preservasi/rehabilitasi jalan dan jembatan, pekerjaan padat karya jalan dan jembatan, penanganan longsor, pemeliharaan rutin jalan dan jembatan, dan revitalisasi drainase.

Pekerjaan preservasi jalan dan jembatan ruas Batas Kota Lahat – Simpang Air Dingin – Pagar Alam – Tanjung Sakti – Batas Provinsi Bengkulu mulai dikerjakan sejak 24 Januari 2022 oleh kontraktor PT Pakita Mandiri Pratama dan penanganan longsor oleh PT Raflesia Jaya Abadi dengan progres hingga 16 April 2022 mencapai 8,90%.

Selanjutnya untuk pemeliharaan preventif jalan ruas Terawas – Lubuk Linggau – Muara Beliti – Batas Kabupaten Musi Rawas, dan Lubuk Linggau - Batas Provinsi Bengkulu mulai dikerjakan pada 24 Januari 2022 oleh PT Irhamna Manggala Pratama dengan progres 7,13%.

Baca juga: Basuki Ajak Insan PUPR Maknai Ramadan dengan Jaga Kredibilitas

Kementerian PUPR juga melakukan penanganan jalan penghubung menuju Lampung meliputi ruas Simpang Sugih Waras – Batas Kota Baturaja – Martapura – Batas Provinsi Lampung sepanjang 105,8 km, ruas Batas Kota Palembang – Simpang Indralaya – Meranjat – Kayu Agung dan Simpang Indralaya – Batas Prabumulih sepanjang 64,15 km, dan ruas Batas Kota Kayu Agung – Simpang Penyandingan – Batas Provinsi Lampung sepanjang 109,6 km.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan Budiamin menambahkan bahwa penanganan jalan berlubang pada Jalur Lintas Tengah Sumatera sudah selesai 100% pada H-10 Lebaran. Namun, di lapangan bisa saja muncul baru jalan berlubang, sehingga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ditekankan agar menuntaskan pekerjaan.(OL-11)

BERITA TERKAIT