30 April 2022, 15:25 WIB

Pemudik Padati Bandara dan Pelabuhan Trisakti


Denny Susanto |

LONJAKAN penumpang yang akan mudik ke berbagai daerah tujuan terus memadati Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru dan pelabuhan Trisakti Banjarmasin dalam sepekan terakhir.

Informasi dihimpun Media, terjadi lonjakan penumpang baik keluar maupun masuk ke Provinsi Kalimantan Selatan jelang lebaran Idul Fitri 1443 hijriah. Di pelabuhan Trisakti Banjarmasin, berdasarkan data Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2022, jumlah pemudik pada lebaran tahun ini mengalami lonjakan hingga tiga kali lipat dibanding tahun 2021.

Hal ini diungkapkan, Deputi Perencanaan Pengendalian dan Terminal Penumpang Bandarmasih Pelabuhan Trisakti, Syahrial Murjani yang mengatakan, puncak arus mudik mulai H-5 Idul Fitri. "Puncak mudik terjadi pada H-5 kemarin. Namun kita tetap mengantisipasi jika terjadi lonjakan penumpang pada hari terakhir (H-1)," ujarnya Sabtu (30/4).

Syahrial menegaskan pihaknya memastikan semua pemudik dapat terangkut semua. Tercatat ada dua kapal yang melayani pelayaran terakhir yaitu KM Dharma Kartika lX milik Dharma Lautan Utama dan KM Niki Barokah milik PT Berlian Lautan Sejahtera.

Hingga kemarin, jumlah penumpang selama arus mudik di pelabuhan Trisakti mencapai 12.423 orang. Sedangkan tahun sebelunya hanya 4.397 orang pemudik.

Lonjakan penumpang selama arus mudik juga terjadi di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru. Diperkirakan pemudik yang menggunakan jasa penerbangan  mencapai 70.000 orang atau naik hampir tiga kali  dibanding tahun sebelumnya sebanyak 25.000 penumpang.

Pada bagian lain, untuk pengamanan arus mudik melalui jalur darat di wilayah Kalsel dan provinsi tetangga Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, Polda Kalsel mengerahkan 2.116 personel gabungan yang disebar pada 23 Pos pengamanan.

Lokasi pos pengamanan  meliputi, Kota Banjarmasin 3 Pos, Kota Banjarbaru 2 Pos, Kabupaten Banjar 3 Pos, Kabupaten Tapin 2 Pos, Kabupaten HSS 2 Pos, Kabupaten HST 4 Pos, Kabupaten Balangan 1 Pos, Kabupaten Tabalong 1 Pos, Kabupaten Tala 1 Pos, Kabupaten Tanbu 1 Pos, Kabupaten Kotabaru 1 Pos, dan Kabupaten Batola 2 Pos.

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Muhammad Rifai mengatakan dalam Operasi Ketupat yang berlangsung selama 12 hari (28 April - 9 Mei), Polda Kalsel juga  menyediakan lokasi layanan kesehatan (Yankes) sebanyak 60 lokasi yang tersebar di tiap satuan wilayah (Satwil). (OL-13)

Baca Juga: Mulai 1 Mei Tarif Tiket Objek Wisata di Pangandaran Naik, Ini Daftarnya

BERITA TERKAIT