29 April 2022, 21:10 WIB

Bupati Serang Pastikan Anyer Aman Bagi Wisatawan


Wibowo Sangkala |


Bupati Serang, Banten, Ratu Tatu Chasanah turun tangan, mengunjungi dan memastikan pariwisata pantai di Kecamatan Anyer dan Cinangka aman bagi wisatawan.

Tatu meminta masyarakat tidak terpengaruh oleh isu negatif atau hoaks tentang bahaya tsunami dari aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).

"Alhamdulillah, saya hadir untuk menindaklanjuti aspirasi PHRI, karena
banyak tamu yang membatalkan kunjungan, mau datang liburan Lebaran, tapi membatalkan rencana mereka. Ada informasi dan hoaks yang berkembang," kata Tatu, Jumat (29/4).

Kunjungan itu juga diikuti Kepala Stasiun Geofisika Klas I Tangerang Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Suwardi, Koordinator Kelompok Mitigasi Gunung Api Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kristianto, Dandim 0623/Cilegon Letnan Kolonel Infanteri Ari Widyo Prasetyo, pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Serang, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Serang.


Menurut Tatu, peningkatan level GAK dari waspada ke siaga berada pada
radius 5 kilometer dari kawah aktif. Sementara jarak GAK ke Pantai Anyer lebih dari 40 kilometer.

Selain itu, aktivitas GAK saat ini semakin menurun. "Dari Badan Geologi atau Pusat Vulkanologi dan BMKG sudah menyampaikan agar
kita tidak perlu khawatir secara berlebihan," tegas Tatu.

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang, bersama
TNI-Polri dan Badan Penanggulangan Bencana sudah melakukan rapat koordinasi persiapan pengamanan bagi wisatawan.

"Rencana Kontijensi dan mitigasi sudah kami lakukan. Waspada memang harus selalu kita lakukan terhadap bencana apa pun, tetapi sampai saat ini alhamdulillah Pantai Anyer aman," ujarnya.

Tatu mengimbau para wisatawan yang ingin berkunjung ke Pantai
Anyer-Cinangka, tidak perlu khawatir berlebihan.

"Silakan datang, tidak perlu cancel rencana liburannya. Insya Allah aman. Kami bersama TNI-Polri, BMKG, dan Badan Vulkanologi terus berkoordinasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan,� ujarnya.


Koordinator Kelompok Mitigasi Gunung Api Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kristianto menambahkan, Gunung Anak Krakatau sejak awal Februari hingga April mengelami aktivitas fluktuatif. Level siaga GAK berada pada radius 5 kilometer dari kawah aktif.

"Masyarakat di luar radius itu tidak perlu khawatir, terutama penyebarangan Bakauheni-Merak dan Pantai Anyer juga. Jangan
khawatir terhadap isu-isu, apalagi sekarang ada hoaks tsunami. Kita sudah punya standar operasional bersama, Badan Geologi dan BMKG tentang
kewaspadaan tsunami, jadi tidak perlu khawatir," tandasnya. (N-2)

BERITA TERKAIT