26 April 2022, 12:33 WIB

NU Dairi Sebut Dairi Sekarang Banyak Kemajuan dan Perubahan


Apul Iskandar |

KETUA Cabang Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Dairi Tumpak Padang menilai soal pengangkatan pejabat di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemerintahan Kabupaten Dairi berdasarkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bukan berdasarkan isme kesukuan dan agama.

"Justru di bawah kepemimpinan Eddy Keleng Ate Berutu - Jimmy AL Sihombing ada keberagaman di SKPD, dengan keterwakilan suku dan agama. Untuk mengangkat pejabat SKPD, mereka mengutamakan SDM bukan isme kesukuan dan agama. Bila dilihatnya mampu dan bisa bekerja sama diangkatnya,” kata Tumpak, Senin (25/4).

Selama kepemimpinan mereka, kata Tumpak, baru sejarah ada Presiden dan banyak menteri datang ke Kabupaten Dairi.

"Eddy-Jimmy juga tidak pernah membeda-bedakan agama dan suku. Banyak tempat ibadah dibantu untuk pembangunannya. Setiap kegiatan keagamaan, contohnya acara NU, dia juga selalu hadir jika kita undang,” ujar Tumpak.

Di bidang pertanian, sambungnya, Eddy-Jimmy sangat peduli dengan petani di Kabupaten Dairi. Banyak program yang dilakukan untuk memajukan pertanian dan meningkatkan perekonomian masyarakat petani.

“Ada program kartu tani dan KUR klaster untuk membantu petani,” tuturnya.

Terkait infrastruktur, Tumpak mengungkapkan saat ini banyak pembangunan yang dilakukan, seperti di Kecamatan Tanah Pinem, banyak jalan yang sudah diaspal. kalau sebelumnya harus naik mobil gardan dua ke sana, sekarang semua mobil sudah bisa melintas.

“Saya sudah melintas langsung jalan yang sudah diaspal di Desa Liang Jering, Kecamatan Tanah Pinem,” ungkapnya.

Lanjutnya, sekarang juga sudah ada pembangunan pelebaran jalan yang dimulai dari jalan simpang Salak, Kecamatan Sidikalang. Meskipun itu proyek dari pemerintah pusat,  tetapi sedikit banyaknya ada juga peran dari Pemerintah Kabupaten Dairi.

"Banyak sudah kemajuan dan perubahan setelah Kabupaten Dairi dipimpin Eddy-Jimmy. Kalau ada yang bilang tidak ada perubahan, enggak tau lagi lah kita gimana cara berpikirnya orang itu,” kata Tumpak.

Kalau mau diminta kesempurnaan, Tumpak mengakui mana ada manusia yang sempurna, begitu juga dengan Eddy-Jimmy. “Namanya pemimpin pasti ada kelemahannya. Jangan gara-gara ada satu kelemahannya itu yang diungkit-ungkit. Keberhasilan yang diperbuat dilupakan,” tandasnya. (AP/OL-10)

BERITA TERKAIT