23 April 2022, 20:08 WIB

Pemudik Perlu Berhati-Hati Saat Lewati Jalan Alternatif Jogja


Ardi Teristi Hardi |

POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengingatkan pemudik agar berhati-hati ketika memilih jalan alternatif di wilayah tersebut. Banyak hal yang harus diperhatikan, jika pemudik tidak menguasai jalan.

"Jalan alternatif di Sleman, misalnya dari Sleman ke Klaten, masih banyak yang belum dipasangi rambu penunjuk arah. Kalau kondisi jalannya sudah bagus semua," ujar Direktur Lalu Lintas Polda DIY Kombes Iwan Saktiadi, Sabtu (23/4).

Menurutnya, papan petunjuk arah sangat penting, agar pemudik tidak salah jalan hingga masuk ke perkampungan. Iwan pun menyoroti kondisi jalan alternatif maupun jalan menuju perkampungan sama-sama baik.

Baca juga: Jawa Tengah Siap Sambut 21,3 Juta Pemudik

"Jalan-jalan sudah bagus, halus dan susah membedakan antara jalur kampung dan jalur umum. Jalan di Sleman juga sering  dijadikan jalur wisata sepeda saat akhir pekan," imbuhnya.

Selain itu, jalan alternatif juga memiliki karakter yang berbeda. Misal, tikungan, tanjakan, turunan, hingga pasar tumpah. "Jika tidak menguasai medan jalan yang dilalui, kami imbau pemudik untuk meningkatkan kehati-hatian," tegas Iwan.

Baca juga: 4 Juta Kendaraan diprediksi Masuk Yogyakarta saat Lebaran

Berikut jalan-jalam alternatif keluar-masuk DIY:

1. Sentolo-Nanggulan-Moyudan-Minggir-Jogja.
2. Klangon-Nanggulan-Ngeplang-Kalibawang-Muntilan-Magelang 
3. Wates-Panjatan-Brosot-Srandakan-Parangtritis-Ring Road-Jogja
4. Jogja-Pleret-Imogiri-Panggang-Playen-Wonosari
5. Sedayu-Pajangan-Pandak-Bantul-Ring Road Selatan-Piyungan-Prambanan
6. Tempel-Turi-Pakem-Ngemplak-Kalasan-Prambanan-Klaten.

(OL-11)
 

BERITA TERKAIT