21 April 2022, 17:19 WIB

PLN Terangi Ribuan Hunian Sementara Korban Erupsi Semeru 


Insi Nantika Jelita |

PT PLN menerangi ribuan hunian sementara (huntara) korban erupsi Gunung Semeru yang terletak di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur. 

Perseroan mengeluarkan Rp4,8 miliar untuk pembangunan jaringan listrik bagi 2.000 pelanggan dan Rp276,87 juta untuk sambungan listrik pada 250 rumah pelanggan yang tinggal di huntara pascaerupsi. 

"Kami berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang terkait pembangunan jaringan kelistrikan di hunian sementara," ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur Lasiran dalam keterangan pers, Kamis (21/4). 

Pembangunan jaringan listrik ini disuplai dari penyulang Pronojiwo yang membutuhkan penambahan 79 tiang Tegangan Menengah (TM), 133 tiang Tegangan Rendah (TR). 

Kemudian dari 3.158 kilometer sirkuit (kms) jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), jaringan Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) sepanjang 6,447 kms serta 7 unit gardu distribusi. 

Baca juga : Polisi Gerebek Orang Judi Sabung Ayam saat Warga Tarawih

"Saat ini telah selesai pengerjaan pembangunan jaringan tahap 1 sepanjang 2,048 kms dan telah tersambung ke 250 huntara," ungkap dia. 

Selain itu, PLN pun menawarkan kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk menggunakan limbah sisa pembakaran batu bara atau Fly Ash & Bottom Ash (FABA) sebagai material pendukung pembangunan infrastruktur Huntara untuk relokasi pengungsi korban erupsi gunung Semeru. 

Material ini kemudian bisa diolah menjadi campuran pendukung produk bata ringan, batako, paving, beton jalan, beton konstruksi, luluhan untuk lantai rabatan dan pondasi huntara oleh pihak Pemerintah Kabupaten Lumajang jika dirasa dibutuhkan. 

Sebelumnya, PLN Group mengaku telah membangun jalan beton FABA K300 sepanjang 350 meter yang terdiri dari 60 persen FABA, 9% semen, 14% pasir, 13% kerikil dan 4% air untuk akses menuju ke lokasi huntara. (OL-7)

BERITA TERKAIT