15 April 2022, 15:50 WIB

Polisi Tasikmalaya Tangkap Empat Pelaku Diduga Perkosa Gadis


Kristiadi |

SEORANG ayah bersama anak dan dua temannya melakukan pencabulan terhadap gadis 17 tahun di rumah pelaku, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Perbuatan tersebut terjadi pada September 2021 setelah korban dicekoki minuman keras (miras).

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kota Tasikmalaya Ajun Komisaris Agung Tri Poerbowo mengatakan, pihaknya menerima laporan dari keluarga korban atas pencabulan dan rudapaksa yang terjadi pada September 2021 oleh empat orang terdiri dari seorang ayah bersama anak dan dua temannya. Setelah menerima laporan, pihaknya memeriksa korban dan keluarga korban atas kasus tersebut.

"Kami meminta keterangan dari keluarganya atas kasus yang menimpa gadis 17 tahun. Dengan identitas para pelaku anggota Satreskrim langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil menangkap empat orang di rumahnya. Para pelaku tersebut berinisial DA, 46, FA, 18, YO, 18, dan RE, 18," katanya, Jumat (15/4/2022).

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban sempat dicekoki minuman keras oleh FA, YO, dan RE hingga kondisinya tidak sadarkan diri. Melihat korban tidak berdaya, pelaku membawanya ke rumah DA dan terjadi rudapaksa secara bergiliran.

"Sebelumnya, gadis 17 tahun itu dijemput oleh FA ke rumahnya. Di rumah, ketiga orang melakukan pesta miras oplosan. Lantas pelaku meminta korban supaya ikut minum tetapi menolaknya hingga mereka mencekokinya membuat korban tak sadarkan diri dan dibawa ke rumah DA," ujarnya.

Baca juga: Harga Minyak Goreng di Kupang Naik Rp3.000 per Liter

Petugas Satreskrim masih melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku pencabulan dan rudapaksa karena motif yang dilakukan belum terungkap. Namun, anggota juga akan tetap memanggil keluarga korban hingga para saksi yang melihat awal kejadian itu.

"Kami masih melakukan pemeriksaan kepada empat pelaku dan nanti kami informasikan lagi kepada rekan-rekan terutama perkembangan tersebut. Ini karena pelaku baru saja ditangkap hingga sekarang mereka sudah ditahan," paparnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT