14 April 2022, 08:20 WIB

Jenazah 18 Warga NTT Korban Kecelakaan di Papua Dipulangkan


Palce Amalo |

SEBANYAK Jenasah 18 warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjadi korban kecelakaan truk di Kilometer 10 Distrik Minyambou, Pegunungan Arfak, Papua Barat, diterbangkan ke Kupang sekitar 10.15 WIT.

"Saat ini kami sedang mengantar jenasah ke bandara untuk diterbangkan ke Kupang," kata Ketua Ikatan Keluarga Flobamora (IKF)-NTT di Papua Barat, Clinton Tallo kepada Media Indonesia lewat telepon, Kamis (14/4).

Dia mengatakan, seluruh jenasah diterbangkan dengan Pesawat Lion Air yang dicarter oleh pihak yang mempekerjakan warga NTT tersebut. Warga NTT tersebut dipekerjakan di tambang emas di Distrik Minyambou. Sebelum kecelakaan, mereka sedang dalam perjalanan menuju Manokwari, ibu kota Papua Barat.

Pesawat yang mengangkut jenasah dijadwalkan mendarat di Bandara El Tari Kupang sekitar pukul 10.00 Wita.  Sementara itu di Kupang, para penjemput jenasah sudah menyiapkan ambulans yang akan mengangkut jenasah menuju daerah masing-masing.  

Berikut nama-nama korban meninggal dunia:

1. Andre, 27 tahun, sopir truk
2. Servasius Lelok, 40, Atambua
3. Alexander Mauk Butak B. Ahoren, 43, Atambua
4. Ardianus Kin, Atambua
5.  Linda, 20 tahun
6. Istin Nahak, 3.
7. Paulus, Atambua
8. Hengki Boymau, 32, Atambua
9. Santus, Atambua
10. Stefanus Malik, 39, Atambua
11. Edmon Aliando, Atambua
12. Bernadus Nahak, 25, Atambua
13. Yohanes A Tomauk, 25, Atambua
14. Vincensius K Nahak, 41, Atambua
15. Gregorius Kefe, 43, Atambua
16. Lau Servas, 35, Atambua
17. Edo Bauk, Atambua
18. Longinus, 30. (OL-13)

BERITA TERKAIT