13 April 2022, 18:30 WIB

Lamongan Salurkan Insentif Rp6,9 Miliar bagi 12 Ribu Guru Agama/Rohaniawan


M Yakub | Nusantara

PEMKAB Lamongan, Jawa Timur alokasikan anggaran dana sebesar Rp6,9 miliar untuk insentif bagi pengurus pesantren, takmir masjid, guru ngaji serta rohaniawan di wilayahnya.

Upaya itu dalam rangka mendukung misi Pemkab Lamongan untuk mewujudkan SDM unggul dadaresponsif dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Penyaluran bantuan insentif itu dilakukan Bupati Yuhronur Efendi bersama Wabup Abdul Rouf saat safari Ramadan di Masjid At-Ta'awun Desa Deket Kulon, Kecamatan Deket, pada Selasa (12/4).

Insentif itu diberikan pada guru ngaji, takmir, imam musholla, modin, hingga penyelenggara pondok pesantren. Menurut Bupati, sebagai upaya mendukung misi Pemkab Lamongan untuk mewujudkan SDM unggul, berdaya saing dan berakhlak serta responsif terhadap perkembangan zaman.

"Pada tahun 2022 akan disalurkan bantuan insentif senilai kurang lebih Rp6,9 miliar," ungkapnya.

Bantuan tersebut rencananya akan diberikan kepada 12.278 guru ngaji, 2.015 takmir masjid, 4.900 imam musholla, 2.370 modin, 390 penyelenggara ponpes, 1 rohaniawan hindu, dan 16 rohaniawan kristen se-Kabupaten Lamongan.

Pemberian insentif bersamaan safari Ramadan itu diharapkan mampu menjadi wadah silaturahmi sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dari 567 bantuan insentif dengan rincian 309 guru ngaji, 67 takmir masjid, 96 imam musholla, 87 modin, dan 8 penyelenggara ponpes.

"Kegiatan ini selain sebagai bentuk silaturahmi juga untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami juga membawa perpustakaan keliling, pameran produk UMKM, pelayanan kependudukan, pelayanan pemeriksaan kesehatan, konsultasi gizi serta vaksinasi, pelayanan konsultasi perijinan, konsultasi BPJS, dan masih banyak pelayanan lainnya," tambahnya.

Dalam Safari Ramadan yang digelar untuk kali kedua juga menyediakan pasar murah. Pasar murah ini  diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat selama Ramadan agar tetap tercukupi. (OL-13)

Baca Juga: Polda Sulut Ungkap Penimbunan Solar Bersubsidi 3.000 Liter

 

BERITA TERKAIT