07 April 2022, 10:36 WIB

Kebakaran Lahan Mulai Melanda Wilayah Kalsel


Denny Susanto |

KEBAKARAN lahan mulai marak terjadi di Provinsi Kalimantan Selatan, seiring kondisi cuaca panas yang melanda wilayah tersebut. Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel mencatat sepanjang 2022 ini sudah terjadi 12 kali bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kepala BPBD Kalsel Mujiyat menyebut selain bencana hidrometeorologi akibat cuaca buruk, di beberapa wilayah terjadi kebakaran lahan karena faktor cuaca panas.

"Tercatat sudah 12 kali kebakaran lahan dengan luas lahan yang terbakar mencapai 23 hektare," kata Mujiyat, Kamis (7/4).

Sejauh ini belum ada kawasan hutan yang terbakar. Dikatakan Mujiyat, pihaknya beberapa waktu lalu telah memberikan bantuan pinjam pakai peralatan pemadam kebakaran guna penanganan ancaman karhutla di sejumlah kabupaten/kota.

"Cuaca buruk berupa hujan deras disertai petir dan angin kencang juga masih terjadi, sehingga tetap perlu diwaspadai," tuturnya.

Baca juga: BPKH Banjarbaru Kumpulkan Data Kepemilikan Kebun Sawit di Kalsel

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kalsel, sepanjang Januari hingga awal April 2022 sudah terjadi 12 kali kebakaran lahan di Kalsel. Bencana banjir 49 kali, angin kencang 51 kali dan tanah longsor 10 kali. Dari puluhan kali bencana tersebut tercatat satu orang warga meninggal dunia dan dua orang luka-luka. Sebanyak 22.256 orang warga terdampak bencana.

Bencana juga menyebabkan 13.657 rumah terendam, 78 rusak berat, 101 rusak sedang dan 58 rusak ringan, serta 89 fasilitas umum seperti tempat ibadah, sekolah, jembatan, jalan dan fasilitas umum lainnya. Pada bagian lain, bencana kebakaran permukiman juga marak terjadi yang ikut dipengaruhi kondisi cuaca panas di Kalsel saat ini.(OL-5)

BERITA TERKAIT