06 April 2022, 22:08 WIB

Instiper Yogyakarta Beri Pendampingan untuk Pengrajin Gula Kelapa


Abdillah M Marzuqi |

LEMBAGA Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Pertanian Stiper (LPPM Instiper) Yogyakarta bekerjasama dengan PT Astra Internasional memberikan pendampingan masyarakat di Desa Sendang, Kalak, dan Widoro, Kec. Donorojo, Kab. Pacitan. 

Pendampingan difokuskan untuk meningkatkan cakupan dan tingkat kesejahteraan pengrajin gula kelapa. Program pendampingan itu dimulai sejak 2021.

Ketua Tim Pemberdayaan dari LPPM Instiper Andreas W Krisdiarto menyampaikan capaian program meliputi pembentukan kelembagaan, peningkatan mutu produk gula kelapa murni, fasilitasi izin PIRT (produksi pangan industri rumah tangga), hingga fasilitasi pemasaran.

“Setelah setahun pendampingan, pengrajin yang terlibat sudah merasakan peningkatan harga sekitar 40%, jaringan pemasaran yang meliputi toko oleh-oleh dan supermarket, dan posisi tawarnya semakin baik,” terang Andreas dalam FGD (focus group discussion) yang dilaksanakan Maret lalu.

Andreas menambahkan target tahun ini adalah peningkatan keuntungan dan cakupan masyarakat yang terpapar program.

Offtaker Gula Kelapa Erista Mart, Erista Adisetya, menyampaikan pentingnya sinergi antara 4 pihak yakni industri, akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Sinergi itu penting untuk semakin memberdayakan dan menyejahterakan pengrajin gula di Donorojo.

Salah satu pengrajin gula kelapa Nurkayah menyampaikan kegembiraan dengan adanya program tersebut.

“Kami sangat senang dengan program ini, ketrampilan kami meningkat, kami semakin tahu pentingnya memproduksi gula yang sehat, sekaligus pendapatan kami lumayan meningkat," terang Nurkayah.

Pengrajin gula lain, Dewi, berharap pemerintah daerah bisa mendukung pengrajin dengan memberikan bibit kelapa unggul, pelatihan kewirausahaan, dan pengembangan pasar.

Arfin Fuad dari Bappeda Kab. Pacitan menyampaikan bahwa program pendampingan pengembangan gula kelapa pacitan ini sangat sesuai dengan Visi Misi Kabupaten Pacitan yang tertuang dalam RPJMD 2021-2026. (OL-8)

BERITA TERKAIT