06 April 2022, 07:35 WIB

Perusahaan di Temanggung Diminta Sesuaikan Jam Kerja Selama Ramadan


Tosiani |

PERUSAHAAN - perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah Temanggung, Jawa Tengah diminta menyesuaikan jam kerja operasional pekerjanya selama bulan suci Ramadan. Hal itu sebagai bentuk toleransi terhadap para pekerja muslim yang kini tengah menjalankan ibadah puasa.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Temanggung, Agus Sarwono, Rabu (6/4).

"Ada pengurangan jam kerja selama bulan suci Ramadan selama satu jam. Ini sebagai bentuk toleransi," kata Agus Sarwono.

Dijelaskan, biasanya para pekerja pabrik mulai masuk kerja pukul 07.00 WIB sampai 15.00 WIB. Mereka bekerja selama delapan jam. Namun di bulan Ramadan ini jam kerja karyawan dikurangi menjadi tujuh jam, yakni mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB.

"Pengurangan jam kerja untuk memberikan toleransi dan penghormatan bagi pekerja beragama muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa," katanya.

Terkait aturan pengurangan jam kerja tersebut, pihak Dinperinaker akan melakukan fasilitasi atau pendekatan kepada perusahaan dengan perwakilan serikat buruh masing-masing perusahaan bersangkutan. Hal ini dikarenakan setiap perusahaan memiliki target produksi yang berbeda.

Di wilayah Temanggung terdata ada sekitar 70 perusahaan skala sedang hingga besar yang beroperasi dengan puluhan ribu pekerja. Karena itu harus ada komunikasi dan kesepakatan antara perwakilan serikat buruh dan pihak perusahaan. (OL-13)

Baca Juga: Relawan MaS Sandi Malang Dukung Sandiaga Uno Maju Pilpres 2024

BERITA TERKAIT